Bahkan jika stok tidak tersedia, Yamaha berupaya menekan waktu tunggu agar konsumen tidak merasa dirugikan.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik, ketersediaan suku cadang, bahkan waktu tunggu singkat untuk slow moving parts yang sedang tidak tersedia,” lanjut Rifki.
Dari sisi jenis produk, penjualan sparepart Yamaha masih didominasi komponen fast moving yang berkaitan dengan perawatan rutin kendaraan.
Sementara itu, aksesori berperan sebagai pelengkap untuk meningkatkan tampilan dan kenyamanan berkendara.
“Untuk spareparts masih didominasi fast moving untuk perawatan rutin dan aksesoris untuk upgrade penampilan,” ungkapnya.
Ke depan, Yamaha berencana terus mengoptimalkan peran dealer dengan memperkuat promosi produk, baik yang baru maupun yang sudah ada, serta menggandeng berbagai pihak dalam aktivitas kampanye.
Strategi ini diharapkan mampu menjaga tren positif bisnis aftersales sekaligus mempertahankan loyalitas konsumen di tengah persaingan industri roda dua yang semakin ketat.
“Strategi kami, kami akan terus mempromosikan lini produk baik yang baru maupun existing, dan juga berkolaborasi dalam aktivitas campaign kami,” tutup Rifki.