GridOto.com - Preferensi konsumen Toyota Veloz di Indonesia semakin jelas mengarah ke transmisi otomatis.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan Toyota Veloz sepanjang Januari-November 2025 didominasi varian CVT, sementara kontribusi tipe manual kian menyusut.
Selama 11 bulan pertama 2025, Toyota Veloz mencatatkan total distribusi sebanyak 9.127 unit.
Dari jumlah tersebut, 7.433 unit merupakan varian bertransmisi CVT, sedangkan tipe manual hanya terjual 1.694 unit.
Artinya, lebih dari 80 persen penjualan Veloz ditopang oleh varian otomatis.
Dominasi CVT terutama datang dari varian Veloz Q CVT yang mencatatkan penjualan tertinggi dengan 6.011 unit, disusul Q CVT TSS sebanyak 1.064 unit.
Sementara itu, varian 1.5 CVT non-Q hanya menyumbang 358 unit, menunjukkan konsumen lebih tertarik pada Veloz dengan fitur lebih lengkap.
Sebaliknya, Veloz 1.5 M/T yang dibanderol paling terjangkau di keluarga Veloz, dengan harga Rp 297,2 juta, hanya terdistribusi 1.694 unit.
Angka ini terpaut jauh dibandingkan varian CVT, meski selisih harga dengan Veloz 1.5 CVT yang dijual Rp 313,2 juta tergolong tidak terlalu besar.
Baca Juga: Veloz Hybrid Laris Manis, Penjualannya Dua Kali Lipat Varian Konvensional