untuk versi D99 listrik murni, model ini menggunalan arsitektur 1.000V dan menampung baterai yang lebih besar lagi, yakni 115 kWh yang dipasok oleh CATL.
Kombinasi motor listrik dan baterai tersebut diklaim mampu mencapai jarak tempuh 720 kilometer.
Di atas kertas, jarak tempuhnya lebih jauh dari pesaing potensialnya seperti Denza D9 yang pakai baterai 103,36 kWh dengan klaim maximum range 600 km.
Sementara versi range-extender D99, dibangun di atas platform 800V yang menggendong paket baterai masif berkapasitas 80,3 kWh.
Melansir dari Carsccops, baterai tersebut merupakan baterai terbesar untuk mobil hibrida mana pun di pasar saat ini.
Menurut Leapmotor, D99 EREV diharapkan mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer dalam mode listrik murni dengan sekali pengisian daya.
Sayangnya detail mengenai mesin pembakaran yang mendukung sistem range-extender belum dikonfirmasi.
Meskipun kemungkinan besar adalah mesin 1,5 liter empat silinder, serupa dengan yang digunakan pada Leapmotor C10.
Gambar interior sayangnya juga belum dirilis, namun berdasarkan produk terbaru Leapmotor, kabinnya diperkirakan akan dipenuhi dengan layar resolusi tinggi.
High MPV ini diposisikan bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga bagi penumpang yang lebih suka disopiri daripada menyetir sendiri.
Detail tambahan, termasuk harga di China dan potensi ketersediaan di luar pasar domestik, diharapkan akan diumumkan dalam beberapa waktu mendatang.