GridOto.com- Merawat mobil tidak selalu soal servis besar, tetapi juga kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Banyak pemilik kendaraan tidak menyadari bahwa kebiasaan sepele bisa berdampak besar pada usia pakai komponen mobil.
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mengabaikan lampu indikator peringatan di panel instrumen.
Lampu seperti check engine, tekanan oli, atau suhu mesin seharusnya menjadi tanda awal untuk segera melakukan pemeriksaan.
Rony Rahman selaku pemilik Bengkel Berkah Motor di Cibubur menjelaskan bahwa menunda pengecekan bisa memperparah kerusakan.
Baca Juga: Lakukan Ini Kalau Indikator Rem Parkir Honda Brio Tiba-tiba Nyala
“Lampu indikator itu peringatan awal, kalau dibiarkan bisa merembet ke kerusakan lain yang lebih mahal,” kata Rony.
Kesalahan berikutnya adalah melewati polisi tidur atau lubang jalan dengan kecepatan tinggi.
Kebiasaan ini memberikan tekanan berlebih pada suspensi, ban, pelek, hingga sistem kemudi mobil.
Irfan Reski selaku pemilik toko sparepart di Tapos, Depok menyebut kerusakan kaki-kaki sering berawal dari kebiasaan tersebut.
“Shockbreaker dan ball joint itu paling cepat rusak kalau mobil sering hentak lubang atau polisi tidur,” ujar Irfan.
Baca Juga: Tekanan Angin Ban Mobil Listrik Kurang Bisa Bikin Boros Baterai?
Selain itu, banyak pemilik mobil jarang memeriksa tekanan angin ban secara rutin.
Ban yang kurang atau berlebih tekanannya membuat keausan tidak merata dan mengganggu kestabilan mobil.
Kesalahan lain yang sering dianggap sepele adalah membiarkan tangki bahan bakar hampir kosong terlalu sering.
Kondisi ini dapat mempercepat kerusakan pompa bensin karena bahan bakar berfungsi sebagai pendingin komponen tersebut.
Dengan menghindari kebiasaan kecil tersebut, kondisi mobil bisa tetap prima dan biaya perawatan jangka panjang lebih terkendali.