GridOto.com - Salah satu komponen kemudi yang perannya penting pada mobil yakni rack steer.
Komponen rack steer ini berada di berada di bawah sebagai penghubung antara setir dengan roda depan mobil.
Rack steer me4ngubah gerakan putar setir menjadi gerakan horizontal yang mengarahkan roda agar mobil bisa berbelok dengan presisi.
Karena terus menerus bergerak maka kerap kali komponen ini mengalami oblak atau rusak.
Rack steer yang rusak membuat bunyi saat setir dibelokkan dan juga roda bisa menjadi tidak lurus.
Baca Juga: Karena Hal ini Bisa Membuat Kaki-Kaki Mobil Gagal Dilakukan Spooring
"Biasanya muncul bunyi saat setir dibelokkan, ini bisa jadi pertanda kalau rack steer rusak," buka Ivan pemilik bengkel BarBar Motorsport spesialis kaki-kaki.
"Setir juga biasanya akan terasa berat saat dibelokkan karena komponen ini mulai aus," jelasnya.
Kerusakan rack steer ini bisa disebabkan dari umur pakai atau perawatan yang kurang baik.
Komponen karet boot yang berada di rack steer menjadi penentu umur pakai.
"Betul, kalau karet boot ini bolong atau sobek, maka air akan dengan mudah masuk ke dalam sela-sela rack steer," jelas pria yang bengkelnya ada di Grand Wisata, Bekasi.
Baca Juga: Sering Diabaikan Pemilik, Pentingnya Cek Kaki-Kaki Mobil Berkala
Jika rack steer belum mengalami kerusakan parah maka masih bisa dilakukan perbaikan.
Soal biaya perbaikan rack steer seperti Toyota Avanza, Suzuki Ertiga atau Honda Brio ada di kisaran Rp 1 juta rupiah.
Itulah tanda kalau komponen rack steer sudah mengalami kerusakan yang perlu pemilik mobil ketahui.