Cara Memperlakukan Ban Mobil Agar Enggak Cepat Botak, Gaya Mengemudi Berpengaruh

Wisnu Andebar - Rabu, 28 Juni 2023 | 12:40 WIB

Ban mobil juga butuh perlakuan khusus agar awet (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Momen Libur Idul Adha dan Libur Sekolah dimanfaatkan banyak orang untuk bepergian ke tempat wisata atau bersilaturahim ke rumah sanak saudara, salah satunya menggunakan mobil pribadi.

Namun, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh untuk menikmati liburan, ada baiknya memperhatikan ban mobil guna memastikan kondisinya dalam keadaan prima.

Menurut Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano, satu dari lima penyebab utama kecelakaan adalah kendaraan yang bermasalah saat digunakan.

"Selain mesin, bagian dari mobil yang harus dicek ketika bepergian jarak jauh adalah ban. Komponen ini krusial, karena menjadi satu-satunya titik kontak antara mobil dengan permukaan jalan," ujar Fisa dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/6/2023).

Untuk memastikan kondisi ban mobil tetap prima, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh:

Ban Aus (Worn)

Ban secara alami akan aus jika semakin sering dikemudikan, sehingga traksi berkurang dibandingkan ban dengan tapak yang memadai, terutama dalam kondisi cuaca buruk.

Jika batas Tire Wear Indicator (TWI) sudah terlihat, hal ini menujukkan bahwa kedalaman tapak ban yang tersisa sama dengan atau lebih rendah dari 1,6 mm dan menandakan bahwa ban tersebut sudah harus diganti.

Antisipasi Trotoar, Lubang, dan Bahaya Lainnya

Menabrak trotoar atau mengemudi di jalan yang kondisinya buruk seperti jalan berlubang atau jalan tidak beraspal, dapat menyebabkan ketidakselarasan roda.

Hal ini juga dapat berpotensi sistem kerja suspensi kendaraan yang berlebih sehingga berdampak pada keausan ban.

Baca Juga: Apakah Normal Jika Sisi Dalam Tapak Ban Mobil Lebih Cepat Botak?

Demikian juga berkendara dalam kondisi cuaca buruk dapat menyebabkan ban lebih cepat aus karena harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan traksi.

Gaya Mengemudi

Gaya mengemudi yang agresif seperti menikung keras, akselerasi cepat, dan pengereman mendadak, dapat meningkatkan tekanan pada ban secara luar biasa, menyebabkan ban cepat aus.

Pengemudi dapat memperpanjang umur ban mereka secara signifikan dengan menghindari cara berkendara yang agresif.

Perawatan Rutin

Cara lain untuk memperpanjang umur ban adalah dengan mengikuti perawatan kendaraan dan bannya dengan benar.

Beberapa hal yang dapat dilakukan sendiri adalah memeriksa tekanan udara, kedalaman telapak, dan kondisi fisik ban.

Penting untuk memeriksakan kondisi ban secara teratur, seperti memeriksakan ada tidaknya kerusakan, menjaga tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan, dan menjaga agar ban tetap lurus.

Tanpa perawatan yang tepat, masa pakai ban dapat berkurang hingga setengahnya atau bahkan lebih, dalam beberapa kasus ekstrim.

Adapun Bridgestone memiliki Toko Model (Tomo) dan Bridgestone One Stop Service sebagai jaringan resminya.

Keduanya menawarkan berbagai layanan kepada pelanggan seperti pemasangan ban, pengecekan tekanan, balancing, serta spooring yang tersedia di seluruh Indonesia.

Untuk menghemat waktu dan menghindari antrean, konsumen dapat mengunjungi Tomonet.co.id untuk melakukan booking service pada jaringan distribusi Bridgestone.