Tol Baru Sepanjang 8,6 Km di Probolinggo Dibuka Fungsional Sambut Mudik Lebaran 2023

Naufal Nur Aziz Effendi - Senin, 3 April 2023 | 11:05 WIB

Ruas baru Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi 4A yang mengubungkan Probolinggo Timur-Gending sepanjang 8,6 km akan dibuka fungsional pada mudik Lebaran 2023. (Naufal Nur Aziz Effendi - )

GridOto.com - Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Jawa Timur Seksi 4A yang mengubungkan Probolinggo Timur-Gending sepanjang 8,6 km terus dikebut penyeselesaiannya.

Pihak Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan, jalan tol baru tersebut akan dibuka fungsional pada arus mudik Lebaran 2023.

“Saat ini untuk Seksi 4A, progres konstruksi telah mencapai 95 persen, dan kami upayakan pada 15 April 2023 sudah siap difungsionalkan untuk melayani Mudik Lebaran 2023.” jelas Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Budi Harimawan dalam keterangannya di halaman Kementerian PUPR, Kamis (30/3/2023).

Tol Paspro memilki total panjang 43,75 Km yang terdiri 4 seksi, yakni Seksi 1 Grati Pasuruan-Tongas sepanjang 13,5 Km, Seksi 2 Tongas-Probolinggo Barat sepanjang 6,9 km.

Lalu Seksi 3 Probolinggo Barat-Probolinggo Timur sepanjang 10,9 km, dan Seksi 4A Probolinggo Timur-Gending sepanjang 8,6 km.

Tol ini dikelola PT. Transjawa Paspro Jalan Tol selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan dikerjakan oleh PT. Waskita Karya Persero Tbk selaku kontraktor pelaksana.

Nilai investasi yang digelontorkan untuk pembangunan Tol Paspro sebesar Rp 6,36 triliun dan biaya konstruksi sebesar Rp 4,9 triliun.

Sementara itu, untuk persiapan jalur mudik Lebaran 2023 di ruas Jalan Nasional di Prov. Jawa Timur, dipastikan pada H-10 sudah tidak ada lagi pekerjaan di badan jalan.

Namun pekerjaan seperti perapihan bahu jalan dan pemotongan rumput masih terus dilanjutkan semaksimal mungkin agar ruas jalan sudah rapi saat pelaksanaan mudik.

Baca Juga: Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi Bersolek Jelang Mudik Lebaran 2023, Waspada Macet di Sejumlah Titik

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali, Apri Artoto mengatakan, pihaknya juga akan menyiapkan posko dan sejumlah alat berat di ruas jalan nasional yang rawan longsor. 

“Untuk Posko semua sudah berdiri H-10 dan alat berat disiagakan di lokasi rawan longsor seperti di Kab. Trenggalek dan di daerah Gumitir. Total ada 27 posko dan Disaster Relief Unit di 9 lokasi.” jelasnya.