Cari Hyundai IONIQ 5 eks KTT G20 Bali ke Dealer, Unit Hampir Habis Diborong Pedagang Mobil Bekas dan Pengusaha Rental?

Naufal Shafly - Jumat, 25 November 2022 | 20:55 WIB

Ilustrasi. Deretan Hyundai Ioniq 5 dan Genesis Electrified G80 eks KTT G20 Bali (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Hyundai IONIQ 5 bekas operasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, kabarnya sudah mulai dijual secara diam-diam di sejumlah dealer resmi.

Bahkan dari hasil penelusuran GridOto.com ke salah satu dealer Hyundai di Jakarta Selatan, unit IONIQ 5 eks KTT G20 sudah hampir habis dipesan konsumen.

"Betul, kebetulan kalau di sini sudah ada pemesannya. Dealer ini kalau enggak salah kebagian 20 unit, sudah hampir semuanya dibooking orang," ucap seorang dari dealer Hyundai yang identitasnya dirahasikan kepada GridOto.com, Jumat (25/11/2022).

Berdasarkan apa yang ia ketahui, unit Hyundai IONIQ 5 tersebut memang sudah jauh-jauh hari dipesan oleh sejumlah konsumen.

Ia menduga, sebagian pembelinya datang dari kalangan pedagang mobkas serta pengusaha rental mobil.

"Kalau yang saya dengar sih kabarnya seperti itu. Karena sekarang perusahaan rental lagi kebanjiran peminat untuk sewa mobil listrik," ucap sumber tersebut.

Ngomongin harganya, ia mengaku tidak mengtahui secara pasti mengenai banderol yang ditawarkan kepada konsumen.

"Kalau soal harga jujur saja saya kurang tahu. Tapi yang saya tau upping price (dongkrak harganya) sekitar Rp 30 juta sampai Rp 50 juta dari harga baru," jelasnya.

Baca Juga: Ini Pemenang GridOto Award 2022, Hyundai Stargazer dan Yamaha Fazzio Jadi Kendaraan Terbaik Tahun Ini

Jika melihat harga mobil baru Hyundai IONIQ 5 Signature Long Range, kendaraan listrik ini dibanderol Rp 859 juta on-the-road (OTR) DKI Jakarta.

Mengacu dari keterangan sumber tersebut, Hyundai IONIQ 5 eks KTT G20 ditawarkan dengan banderol mulai Rp 889 juta sampai Rp 909 juta.

Kenapa harganya bisa lebih mahal? Mungkin salah satu alasannya adalah Hyundai IONIQ 5 eks KTT G20 ini statusnya ready stok.

Sedangkan unit barunya dari mobil listrik pabrikan Korea Selatan tersebut, statusnya inden hingga 15 bulan.

"Secara unit juga hitungannya masih fresh, odometernya dengar-dengar baru sekitar 300 sampai 400 km," ucap sumber tersebut.

Adapun seluruh mobil listrik eks KTT G20 tersebut, kabarnya sebagian telah berada di gudang PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Sementara sisianya masih dalam proses pengiriman dari Bali.