Marshal dan tim Medis Ungkap Suka Duka Bertugas Saat Balapan di Sirkuit Mandalika

Muhammad Rizqi Pradana - Jumat, 18 November 2022 | 14:05 WIB

Marshal dan tim medis ungkap suka duka bertugas pada balapan di sirkuit Mandalika, Lombok. (Muhammad Rizqi Pradana - )

GridOto.com - Tim marshal dan medis menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan event balap, termasuk World Superbike Mandalika 2022 kemarin.

Saat World Superbike Mandalika 2022, ada lebih dari 300 personel marshal dan medis yang dikerahkan.

Personel marshal dan medis yang bertugas di World Superbike Mandalika 2022 pun mayoritas berasal dari NTB.

Seperti tim marshal dan medis yang bertugas di pos marshal 16F, tepat di luar tikungan 16 sirkuit Mandalika.

“Saya sendiri dari Sumbawa, tapi tim medis itu diambil dari seluruh NTB mulai dari Bima, Sumbawa Barat, dan pastinya Lombok,” ujar Dr. Deni yang bertugas di sana kepada GridOto.com, Sabtu (12/11/2022).

“Tim marshal juga sama, tapi rata-rata dari daerah sekitar sirkuit seperti Kuta atau Pujut seperti saya sendiri,” tambah Oding yang bertugas sebagai track marshal dalam kesempatan yang sama.

Bertugas sebagai tim medis dan marshal di World Superbike Mandalika pastinya memiliki suka dukanya tersendiri.

Misalnya, Deni mengatakan bahwa ia selalu waswas ketika ada pembalap yang crash ketika sesi sedang berlangsung.

“Saya kan bagian tim ground medical, tugas kami memastikan pembalap baik-baik saja setelah insiden atau memberikan pertolongan pertama,” kata Deni.

“Meskipun sudah biasa, tetap rasanya enggak enak kalau mendengar erangan kesakitan pembalap yang cedera seperti Iker Lecuona kemarin atau Lucas Mahias tadi,” imbuhnya.