Panjang Lebar Jelaskan Rencana Elektrifikasi dan Teknologi Hybrid e:HEV di GIIAS 2022, Enggak Takut Telat Honda?

Muhammad Rizqi Pradana - Senin, 15 Agustus 2022 | 18:40 WIB

Honda jabarkan lebih banyak visi elektrifikasi dan teknologi hybrid e:HEV mereka di GIIAS 2022, enggak takut telat nih? (Muhammad Rizqi Pradana - )

GridOto.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) panjanv lebar menjelaskan rencana elektrifikasi mereka di Indonesia.

Penjelasan tersebut melanjutkan presentasi rencana elektrifikasi global mereka pada pembukaan GIIAS 2022, yang mana Honda ingin mencapai 100 persen elektrifikasi pada 2040.

Tepatnya dengan memperkenalkan 30 mobil elektrifikasi secara global hingga 2030, yang memiliki total produksi hingga dua juta unit per tahunnya.

Untuk pasar Indonesia sendiri, Honda ingin merilis teknologi hybrid mereka yaitu e:HEV, sebagai ‘jembatan’ dari mobil konvensional ke mobil listrik murni.

“Teknologi hybrid ini menjadi pendorong utama bagi elektrifikasi ke depannya, ini yang akan kami perkenalkan pertama kali untuk elektrifikasi,” ujar Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales HPM, Senin (15/8/2022).

“Di Indonesia, e:HEV ini akan diperkenalkan melalui dua mobil hybrid pada 2023,” tambah Billy.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, kedua mobil hybrid tersebut akan diikuti oleh  model ‘e’ lain termasuk yang diproduksi di Indonesia pada tahun-tahun berikutnya.

Melihat pabrikan-pabrikan lain yang sudah mulai memperkenalkan mobil listrik murni di Indonesia, langkah Honda yang baru mau menyentuh hybrid terkesan sedikit lamban.

Namun, Honda menganggap bahwa teknologi hybrid masih dibutuhkan untuk menjembatani peralihan dari mobil konvensional ke mobil listrik.

Baca Juga: Komitmen Elektrifikasi, Honda Boyong Accord dan CR-V e:HEV ke GIIAS 2022, Sudah Bisa Dicoba Tapi Belum Bisa Dibeli