Dipamerkan Saat Car Free Day, Kenalan Dulu Dengan Mobil Balap Formula E dari Generasi ke Generasi

Muhammad Rizqi Pradana - Senin, 30 Mei 2022 | 16:30 WIB

Dipamerkan saat Car Free Day, kenalan dulu dengan mobil balap Formula E dari generasi ke generasi. (Muhammad Rizqi Pradana - )

Didesain oleh Spark, perusahaan milik bos tim Alfa Romeo F1 Frederic Vasseur, bekerja sama dengan Renault, mobil Formula E Gen1 diberikan kode sasis SRT_01E.

Ketika pertama kali dipakai balapan, SRT_01E memiliki tenaga maksimal 268 dk dan torsi puncak 140 Nm dari motor listrik buatan McLaren.

Namun para tim akhirnya diperbolehkan mendesain motor listrik dan sistem kontrol elektronik (ECU) masing-masing sejak musim kedua.

Salah satu regulasi unik yang sering diingat dari era mobil Formula E Gen1 adalah diwajibkannya pit stop untuk mengganti mobil di tengah-tengah balapan.

Pasalnya, baterai berkapasitas 28 kWh produksi Williams Advanced Engineering milik mobil Formula E Gen1 tidak cukup besar untuk menyelesaikan balapan.

DAB/OtoRace
Illustrasi mobil balap Formula E Gen2

Ketika mobil Formula E Gen2 tiba pada musim kelima (2018-2019), regulasi tersebut pun dihapuskan.

Karena kapasitas baterai mobil Formula E Gen2 yang kini diproduksi McLaren tersebut sudah membengkak menjadi 54 kWh.

Ditambah oleh kemampuan regenerasi energi yang jauh lebih baik, berarti mobil balap Formula E kini bisa menyelesaikan balapan dalam satu kali pengecasan.

Tapi tidak hanya kapasitas baterai, mobil Formula E Gen2 juga memiliki beberapa perubahan drastis lainnya dibandingkan mobil Gen1.