Tips Perbaikan Motor Bekas Tipe Matic yang Akeselerasinya Lemot

Uje - Jumat, 18 Februari 2022 | 07:30 WIB

Motor bekas Vario 150 wilayah Tangerang (Uje - )

GridOto.com - Tips memperbaiki motor bekas kali ini membahas solusi motor matic yang akselerasinya terasa lemot.

Salah satu penyakit yang kerap ditemui saat beli motor bekas tipe matic adalah akselerasinya yang terasa lemot.

Ada dua hal utama yang bikin tarikan motor bekas tipe matic terasa lemot akselerasinya.

"Pertama dari area CVT-nya harus dicek dulu," bilang Dody Irawan mekanik dari bengkel D-Garage yang ada di Jl. Warakas VII Gang 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Bukan Cuma Harga, Ini Bedanya Piston Forging dan Casting Buat Motor

"Paling sering bikin tarikan lemot itu dari area roller yang tidak normal," terang Dody.

"Roller CVT yang sudah aus itu bisa bikin tarikan mesin motor matic terasa lemot dan berat di putaran bawah," tambahnya.

Uje
Tren silang ukuran roller motor matic

Selain itu cek juga ukuran rollernya karena sering kali ditemukan ukuran roller yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dan motor.

"Kadang ada yang pakai roller terlalu berat juga, karena biasanya saat servis dia tidak tahu diberi roller apa yang dipasangkan sama pemilik bengkel," tegasnya.

Baca Juga: Enggak Bisa Dipakai Selamanya, Ini Usia Pemakaian Cairan Ban Antibocor

Isal/GridOto.com
Filter udara Honda PCX 150 yang sudah kotor bikin TPS jadi numpuk kotoran

"Lanjut ke penyebab kedua ada di area filter udara," tambah Dody yang ngebengkel sejak tahun 2004.

Kalau filter udaranya sudah terlalu kotor harus segera diganti. 

"Karena tarikan lemot dan berat ini biasa disebabkan oleh aliran udara yang masuk ruang bakar tidak lancar," ujarnya lagi.

"Di motor bekas itu sering ditemukan kondisi filter udara yang sudah parah dan tidak diganti. Makanya harus cek dua area tersebut saat kalian baru beli motor bekas,"tutupnya.

Nah itu tadi beberapa penyebab tarikan mesin motor matic menjadi berat saat berakselerasi.