Banyak Ban Pecah di F1 Qatar 2021, Pirelli Salahkan Kerb Sirkuit Losail

Rezki Alif - Senin, 22 November 2021 | 11:10 WIB

Banyak pecah ban di F1 Qatar 2021 (Rezki Alif - )

GridOto.com - Ada beberapa kejadian pecah ban pada gelaran F1 Qatar 2021 di sirkuit Losail akhir pekan lalu (19-21 November 2021).

Pada balapan hari Minggu ada Valtteri Bottas sebagai pembalap pertama yang mengalami pecah ban.

Selanjutnya ada pembalap tim McLaren, Lando Norris, serta duo Williams, George Russell dan Nicholas Latifi.

Hal itu membuat banyak pembalap khawatir, di mana akhirnya beberapa memutuskan untuk memakai strategi pit stop ganda.

Pirelli-pun membantah bahwa pecah ban murni karena kompon, tapi adanya penyebab lain yakni kerb sirkuit Losail yang memang cukup keras.

"Beberapa pembalap memilih strategi berbeda untuk finis, itu mungkin karena kombinasi antara pemakaian yang tinggi dengan jarak yang panjang serta dampak melaju dalam kecepatan tinggi di atas beberapa kerb yang agresif," ungkap bos Pirelli Motorsport, Mario Isola, dilansir GridOto.com dari F1i.

Sejak awal sirkuit Losail memang diprediksi akan cukup memakan ban.

Namun karena baru pertama menggelar F1, Pirelli selaku pemasok ban sebenarnya tidak punya data cukup banyak soal karakter trek.

Baca Juga: Kurang dari Dua Pekan Balapan F1 Arab Saudi 2021, Sirkuit Jeddah Sudah Hampir Jadi

Untuk amannya, Pirelli memilih membawa varian kompon paling keras untuk akhir pekan kemarin. 

Soal kerb kurang jadi sorotan, ternyata sejak hari pertama ada beberapa mobil yang jadi korban permukaan kerb yang tinggi dan kasar.

"Soal kasus ini kami akan meneliti yang terjadi pada laboratorium di Milan. Meski Hamilton dan Verstappen melakukan pergantian strategi, tapi ada Fernando Alonso yang finis ketiga dengan sekali pit stop, itu berhasil untuknya," jelas Isola.

"Aku yakin masalah sebenarnya pada kerb karena kita punya banyak area run off di mana para pembalap banyak menginjak kerb. Bukan rahasia juga beberapa mobil rusak floor-nya, sasisnya, dan juga spoiler-nya karena kerb ini," jelasnya.

Ke depannya tentu akan ada evaluasi soal pergantian spesifikasi kerb karena selama ini sirkuit Losail memang lebih banyak dipakai balap motor khususnya MotoGP.