Street Manners: Jangan Paksa Membawa Barang Besar Menggunakan Motor!

Naufal Shafly - Kamis, 11 Maret 2021 | 15:40 WIB

Ilustrasi. Membawa toren dan watafel dengan menggunakan sepeda motor. (Naufal Shafly - )

Gridoto.com - Di Indonesia, masih sangat banyak dijumpai pengendara yang memaksakan untuk membawa barang besar menggunakan motor.

Padahal perilaku tersebut sangatlah berbahaya, bukan hanya ke diri sendiri tapi juga ke pengguna jalan lain.

Menurut Andry Berlianto, Praktisi Defensive Riding dan Defensive Driving Indonesia, pengendara yang membawa barang terlalu besar dapat mengganggu visibilitas dari pengguna jalan lain.

"Selain itu, mempengaruhi keseimbangan dan berpotensi lebih mudah jatuh saat bertemu kejadian yang berisiko," ucap Andry kepada GridOto.com, Kamis (11/3/2021).

Baca Juga: Street Manners: Sering Mengemudi di Malam Hari? Lakukan Ini Supaya Konsentrasi Tetap Terjaga

Bukan hanya itu, membawa barang yang terlalu besar juga mempengaruhi performa dari motor tersebut.

Bukan tidak mungkin beberapa komponen mengalami kerusakan, akibat membawa beban yang terlalu berat dan melebihi dari kapasitasnya.

"Ada kemungkinan melebihi batas kemampuan angkut dari ban belakang. Load maksimal tergantung masing-masing ban dan bisa dibaca di dinding ban," kata Andry.

Jika dilihat dari sisis keamanan, Andry menjelaskan bahwa pengendara motor sebenarnya boleh saja membawa barang bawaan.

Baca Juga: Street Manners: Posisi Riding yang Benar, Cegah Tubuh Cepat Lelah Selama Perjalanan

Hanya saja dimensinya tidak boleh lebih besar atau lebih tinggi dari pengendara tersebut.

"Barang tidak boleh melebihi lebar stang, tidak melebihi tinggi pengendara, serta tidak melebihi panjang kendaraan," kata Andry.