Aturan Ganjil Genap Turunkan Arus Lalu Lintas di DKI Jakarta, Begini Penjelasan Dishub

Ruditya Yogi Wardana - Rabu, 5 Agustus 2020 | 12:00 WIB

Ilustrasi kawasan ganjil genap di DKI Jakarta. (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Arus lalu lintas dan jumlah pengguna angkutan umum terlihat mengalami perubahan sejak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan kembali aturan ganji genap sejak Senin (03/08/2020) kemarin.

Melansir dari Kompas.com, berdasarkan hasil evaluasi dan pantauan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, terlihat adanya sedikit penurunan arus lalu lintas pada hari pertama aturan ganjil genap diberlakukan, Senin (03/08/2020).

"Volume (arus) lalu lintas terjadi penurunan sekitar dua persen di beberapa titik pemantauan," ucap Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dikutip GridOto.com dari Kompas.com, Selasa (04/08/2020).

Selain itu, pihak Dishub juga tak menemukan adanya kepadatan kendaraan yang mengular panjang di jalanan DKI Jakarta.

Baca Juga: Indonesia Traffic Watch Minta Ganjil-Genap Ditunda? Ini Alasannya

"Dari aspek lalu lintas memang ramai lancar dan tak terjadi penumpukan berarti di persimpangan atau ruas jalan. Artinya lalu lintas lancar seiring dengan penurunan volume (arus) lalu lintas," jelas Syafrin.

Sementara itu, untuk jumlah penumpang angkutan umum justru meningkat bila dibandngkan dengan Senin (27/07/2020) lalu.

Pihak Dishub DKI mencatat jumlah penumpang pada Senin (03/08/2020) mencapai 178.170 orang, meningkat 2,05 persen dibanding minggu lalu dengan total penumpang sebanyak 174.589 orang.

"Angkutan umum secara rata-rata naik dua persen, tetapi proporsinya itu TransJakarta naik dua persen dan MRT turun delapan persen," terang Syafrin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dishub DKI Jakarta Sebut Ganjil Genap Bikin Volume Lalin Turun 2 Persen