Begini Alasan Mesin Mobil Diesel Lebih Menjanjikan Untuk Diupgrade

Ryan Fasha - Rabu, 1 Juli 2020 | 12:00 WIB

Kijang Innova diesel andalan Liliek P (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Tidak sedikit juga orang yang melakukan upgrade pada mesin mobil agar terasa lebih bertenaga.

Banyak juga yang melakukan upgrade tenaga mesin pada mobil diesel terutama yang sudah mengadopsi teknologi injeksi common rail dan turbo.

Tenaga mesin mobil diesel ini bisa diupgrade tanpa banyak sentuhan komponen yang diganti.

Hal ini disampaikan oleh Andrie Cahyadi, pemilik bengkel spesialis mesin diesel X-Boost Station yang menyebutkan bahwa mesin diesel potensial untun diupgrade.

"Untuk mesin diesel modern sebenarnya sangat mudah di-upgrade," ucap Andrie yang bengkelnya berada di Harapan Jaya, Bekasi.

Ryan/gridoto.com
Kijang Innova diesel hanya ganti turbo IHI RF4

Baca Juga: Kompresi Wajib Turun Saat Upgrade Turbo Mesin Diesel, Kenapa?

"Karena kebanyakan mesin diesel modern sudah menggunakan turbo dan teknologi injeksi common rail yang bisa di-upgrade," tambahnya.

Turbo mesin diesel standar bisa dilakukan upgrade dengan mengganti kipas turbo sehingga mampu menghasilkan tekanan atau boost tinggi.

Boost yang tinggi ini mampu memasok udara lebih banyak sehingga daya ledak di ruang bakar semakin besar.

"Upgrade turbo saja bisa menghasilkan tenaga mesin sampai 20% lebih tinggi," sebutnya.

Pun demikian dengan teknologi injeksi common rain yang bisa dimaksimalkan dengan menambah tekanan injektor.

Semakin tinggi tekanan injektor juga mampu menghasilkan tenaga mesin lebih besar.

Ryan/Gridoto.com
Remap ECU

Baca Juga: Gejala Seperti Ini Bisa Dirasakan Saat Injektor Mesin Diesel Rusak

Dipasaran, injektor dengan kemampuan semprotan bahan bakar lebih deras juga banyak dijual.

Juga enggak ketinggalan otak pengaturan mesin mobil yakni ECU (Electronic Control Unit) yang juga bisa di remap sehingga manajeman mesin makin maksimal.

Alhasil, tenaga mesin mampu melesat tinggi tapi tidak banyak ubahan.

Tidak hanya horse power yang terdongkrak, torsi mesin juga akan meningkat.

"Peningkatan tenaganya kalau semua itu diubah bisa sampai 30% bahkan lebih dan masih bisa digunakan untuk harian," tutup Andrie.