Seken Keren: Biaya Servis Honda CRF 150L di Bengkel Spesialis, Lagi Ada Diskon 15 Persen

Wisnu Andebar - Sabtu, 27 Juni 2020 | 21:12 WIB

Honda CRF150L (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Guna menjaga performa dan kenyamanan berkendara, servis rutin atau perawatan berkala pada motor perlu dilakukan.

Buat sobat pemilik atau calon pemilik Honda CRF 150L yang masih bingung cari bengkel untuk servis, bisa menyambangi Mahendra Motosport (MMS) yang beralamat di Bekasi Jawa Barat.

MMS sendiri merupakan bengkel spesialis motor injeksi 150 cc ke atas yang sering menangani motor trail keluaran merek dengan logo sayap mengepak ini.

Soal biaya servis CRF 150L, MMS tidak membedakannya dengan jenis motor 150 cc injeksi yang lainnya.

Baca Juga: Seken Keren: Harga Honda CRF150 di Dealer Motor Bekas, Rp 26 Juta Dapat Keluaran Tahun 2018

Arjuna Kiki Gunawan, selaku owner MMS mengatakan, bahwa biaya servis untuk motor kelas 150 cc dihargai Rp 180 ribu.

"Servis termasuk pembersihan throttle body, infus injector, reset ECU, sekaligus cek busi," kata Arjuna Kiki Gunawan selaku pemilik bengkel MMS kepada GridOto.com belum lama ini.

Namun, sampai batas waktu yang belum ditentukan, bengkel yang juga ahli soal remap ECU ini memberikan diskon servis hingga 15 persen.

"Kami lagi ada diskon 15 persen, jadi dari yang awalnya biaya servis Rp 180 ribu, kurang lebih jadi hanya Rp 140 ribuan," terangnya.

Baca Juga: Seken Keren: Mau Upgrade Honda CBR250R? Ini Ubahan yang Perlu Dilakukan

Pembersihan ruang bakar tanpa bongkar alias sedot karbon juga ditawarkan di bengkel ini.

"Ini alternatif yang mau servis besar tanpa harus menunggu lama. Cuma sekitar 3 jam," sebutnya.

Namun, ada persyaratan untuk bisa dilakukan sedot karbon, yakni jarak tempuh motor minimal sudah sejauh 15 ribu kilometer.

"Enggak bagus kalau terlalu sering, karena nanti ring sehernya kalah, sebab cairannya keras," imbuhnya.

Baca Juga: Seken Keren: Pilih Oli Yang Cocok Buat Toyota Alphard Lawas, Semakin Encer Lebih Baik?

Untuk pembersihan kerak di ruang bakar tanpa bongkar ini, MMS mematoknya dengan banderol Rp 260 ribu.

"Ini hanya sebagai alternatif yang tidak punya waktu untuk bongkar mesin, sebenarnya tetap lebih efektif dibongkar," pungkasnya.