Seken Keren: Minat Beli Honda CBR250R CBU? Wajib Ketahui Nih Masalah-masalah yang Kerap Ditemui

Wisnu Andebar - Minggu, 9 Februari 2020 | 11:01 WIB
Honda CBR250R MC41 warna merah
Honda USA
Honda CBR250R MC41 warna merah

GridOto.com - Buat sobat yang sedang mencari motor sport fairing 250 cc, bisa melirik Honda CBR250R generasi pertama berkode MC41.

Namun, sebelum membeli motor yang diimpor secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari Thailand ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Terpenting, adalah memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik melalui indikasi suara mesin.

"Intinya harus cek kondisi mesin, cari bahan yang memang suaranya halus, karena kalau suaranya kasar sudah pasti jajan," kata Arjuna Kiki Gunawan, pemilik bengkel spesialis motor sport, Mahendra Motosport (MMS) kepada GridOto.com, Sabtu (8/2/2020).

(Baca Juga: Seken Keren: Jangan Malas Membersihkan Karburator Kawasaki W175, Awas Rawan Mampet!)

Ia melanjutkan, suara kasar bisa timbul dari komponen jeroan mesin yang rusak.

"Karena Honda CBR250R ini dudukan kruk as dia enggak pakai bearing, dia pakainya metal. Kalau metal sudah kena (baret) begitu mesin dihidupkan ada suara hentakan seperti besi beradu 'bletak'," jelasnya.

"Bagian kepala silinder juga sama, dia rocker arm pakai metal juga, kalau oli telat naik atau olinya enggak cocok, ya sudah jadi gampang berisik headnya," sambungnya.

Jadi, menurutnya, kelemahan CBR250R ini beberapa komponennya banyak yang cepat kalah alias rusak.

Selain itu mencari ganti spare partnya tidak mudah.

(Baca Juga: Seken Keren: Pasang Rem Cakram Belakang di Kawasaki W175, Modal Siapkan Rp 1 Jutaan!)

"Kalaupun cari spare part copotan harus tahu linknya, biasanya di grup CBR, dan setahu saya cuma ada beberapa orang yang main," ujar pria yang akrab disapa Kang Black ini.

Kelemahan lainnya, ia menjelaskan, bagian spul motor sport fairing 250 cc satu silinder ini mudah gosong, sehingga menyebabkan engine check menyala.

"Kan kalau spul gosong tekanan arus ke kiprok jadi enggak bagus, nah itu biasanya engine cek menyala," imbuh Kang Black.

Ia juga menyarankan, ketika semua kondisi mesin sudah dipastikan aman, periksa bagian filter oli.

Karena menurutnya, sumber permasalahan motor ini ada pada filter oli yang gampang tersumbat, sehingga sirkulasi oli untuk melumasi mesin tidak lancar.

"Pergantiannya sendiri kalau mau bagus, dua kali ganti oli mesin, satu kalo ganti filter oli," jelasnya.

"Kira-kira Itu saja sih problem konsumen di lapangan yang sering kami tangani," tutup Kang Black.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa