Awas! Ini Efek Negatif Mencampur Angin Biasa dan Nitrogen di Ban Motor

Muhammad Farhan - Kamis, 25 Juni 2020 | 12:40 WIB

Ilustrasi isi angin ban motor (Muhammad Farhan - )

GridOto.com – Awas banyak ruginya! Ini efek negatif yang terjadi kalau mencampur angin biasa dan nitrogen di ban motor.

Jika memang ban motor sudah pakai nitrogen, maka sebaiknya terus gunakan angin nitrogen pada saat pengisian ulang.

Kemudian bagaimana jika angin ban motor yang terisi angin nitrogen dicampur dengan angin kompresor biasa?

“Kalau sampai tercampur maka keuntungan dari pakai angin nitrogen ini akan hilang dan sama seperti diisi angin biasa hasilnya,” jelas Dodiyanto, Product Development PT. Gajah Tunggal Tbk, produsen ban IRC.

Baca Juga: Hati-hati! Membiarkan Kampas Rem Teromol Habis Bisa Bikin Pelek Jebol

Sebab sifat dari nitrogen yang lebih dingin dan punya massa jenis lebih ringan bakal berubah menjadi menjadi seperti angin biasa yang mengandung oksigen.

Keunggulan angin nitrogen yang kering dan bebas uap air ini membuat performa ban lebih konsisten dan mencegah pelek berkarat.

motorcycle USA
Karat bisa terjadi pada bagian dalam pelek atau struktur dalam ban

Nah selain kehilangan khasiat dari angin nitrogen, pada saat angin biasa tercampur dengan oksigen pun akan berefek pada pengendalian motor.

Tekanan ban langsung naik drastis, efeknya tentu bantingan ban lebih keras dan performa pengereman jadi menurun,” ungkapnya.

Baca Juga: Memberi Lem Paking Jangan Terlalu Banyak, Awas Motor Bisa Turun Mesin

Efek lainnya adalah ban bakal cenderung lebih cepat mengalami pemuaian akibat suhu panas di dalam dan gesekan di aspal pada bagian luar.

“Kalau memang terpaksa, lebih baik angin nitrogen dikuras dulu baru diisi angin biasa. Begitu juga sebaliknya,” jelas Dodi.