Serius Lawan Rasisme, Lewis Hamilton Bikin Komisi yang Promosikan Keberagaman dalam Balapan

Laili Rizqiani - Minggu, 21 Juni 2020 | 19:30 WIB

Lewis Hamilton mengumumkan peluncuran The Hamilton Commission, komisi khususu untuk meningkatkan keberagaman di dunia motorsport (Laili Rizqiani - )

GridOto.com - Pembalap Mercedes F1, Lewis Hamilton belum lama ini mengumumkan peluncuran The Hamilton Commission, sebuah komisi khusus yang bertujuan untuk meningkatkan keberagaman dalam dunia balap.

Lewis Hamilton memang cukup aktif untuk melawan tindakan rasisme.

Hamilton sendiri telah bergabung dengan Royal Academy of Engineering  yakni sebuah akademi teknis yang berbasis di Inggris, yang ditujukan untuk mengeksplorasi dan melibatkan lebih banyak orang berkulit hitam pada berbagai sektor teknis di dunia balap.

Dalam sebuah wawancara dengan Sunday Times, Hamilton mengungkapkan bagaimana pengalamannya merasakan sentimen rasisme, yang akhirya malah mendorongnya untuk membuat perubahan.

Baca Juga: Lewis Hamilton Ingin Kariernya di Ajang Balap F1 Bisa Menginspirasi Banyak Orang

"Saya telah berjuang melawan stigma rasisme sepanjang karier balap saya, dilempari hingga diejek oleh penggemar saat Grand Prix 2007, salah satu balapan Formula 1 pertama saya," ujarnya kepada Sunday Times. 

Hamilton mengatakan dirinya telah terbiasa menjadi sedikit orang berkulit hitam dalam tim, dan mengerti bahwa tidak ada yang akan membelanya ketika menghadapi masalah rasisme.

Meski dirinya bisa dijadikan contoh orang yang karirnya bagus di F1, namun menurutnya tetap ada hambatan institusional yang membuat F1 terasa ekslusif.

"Tidak cukup hanya menunjuk saya satu orang karyawan kulit hitam baru, harus lebih banyak lagi orang berkulit hitam yang terlibat dalam olahraga ini," ujarnya.

Baca Juga: Jelang F1 2020, Tim Ferrari Akan Lakukan Tes Privat di Sirkuit Mugello

Sejak bermulanya gerakan Black Lives Matter beberapa waktu lalu, Hamilton memang menjadi salah satu orang yang sering menyuarakan hal ini di media sosialnya.

"Peristiwa yang terjadi di Minneapolis itu adalah sesuatu yang akrab bagi saya, bahwa ada tindakan rasisme yang dialami orang-orang kulit hitam di seluruh dunia." terang Hamilton.

Hamilton menegaskan bahwa melawan rasisme tidak bisa hanya dengan kata-kata, tetapi memerlukan tindakanya nyata.

"Saya berharap bahwa The Hamilton Commission dapat membuat perubahan nyata, jelas dan terukur." ungkapnya.