Aksi Maling Motor Kerap Terjadi di Kota Semarang, Begini Tips Hindari Pencurian dari Polisi

Ruditya Yogi Wardana - Jumat, 19 Juni 2020 | 14:30 WIB

Ilustrasi maling motor. (Ruditya Yogi Wardana - )

"Karena ada pelaku yang menendang setang yang dikunci ke arah kanan sampai lepas. Baru kemudian dibuka," jelas AKP Esti Handayani.

Supaya lebih aman, motor yang sudah dikunci setang ke arah kanan sebaiknya diberi pengaman tambahan, seperti gembok pada bagian piringan cakram.

"Atau kalau mau lebih aman lagi, tapi memang ada biayanya, yaitu pakai alarm," imbuhnya.

Tercatat sebanyak 29 laporan kasus pencurian motor masuk ke Polrestabes Semarang sejak 24 April sampai 31 Mei 2020.

Baca Juga: Maling Motor Pakai Modus Ini, Niat Gasak Yamaha NMAX, Aksinya Digagalkan Penghuni Kos

Total jumlah laporan tesebut sudah termasuk laporan yang ada pada masing-masing polsek di Kota Semarang.

AKP Esti Handayani kembali mengingatkan agar masyarakat selalu memperhatikan faktor keamanan kendaraannya dengan tidak memarkir motornya sembarangan.

"Pelaku pencurian (beraksi) karena memang ada kesempatan dan niat, ada juga yang nekat," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Tidak Selamanya Kunci Setang Motor ke Arah Kanan Aman, Polisi Beri Tips Aman Hindari Pencurian