Penumpang Ojek Online Harus Bawa Helm Sendiri, RSV Helmet: Bisa Meningkatkan Penjualan

Wisnu Andebar - Minggu, 14 Juni 2020 | 13:31 WIB

Ilustrasi ojek online mengangkut penumpang (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, ojek online (ojol) di Jakarta kembali diperbolehkan mengangkut penumpang.

Hanya saja, semua protokol kesehatan harus dipatuhi, seperti memakai masker, membawa hand sanitizer, termasuk penumpang harus membawa helm sendiri.

Kebijakan itu pun tidak hanya disambut positif oleh driver ojol, melainkan produsen helm di Tanah Air.

Seperti diungkapkan oleh Richard Ryan, Executive Director RSV Helmet yang mengatakan, bahwa penumpang ojol yang diharuskan membawa helm sendiri akan berpengaruh terhadap penjualan helm.

Baca Juga: Boleh Angkut Penumpang, Driver Ojol Ini Malah Waswas Karena Masih Banyak yang Cuek dengan Protokol Kesehatan

"Bisa, karena orang kan jadi beli helm sendiri-sendiri, tidak tukar pakai helm yang disediakan oleh pihak ojol," kata Richard kepada GridOto.com, Minggu (14/6/2020).

Sementara itu, Yasyfa selaku driver ojol asal Jakarta Timur merasa senang karena aplikator kini memperbolehkan membawa penumpang lagi.

"Akhirnya boleh angkut penumpang lagi,  tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," terang Yasyfa.

"Kami dari ojol selalu bawa hand sanitizer, masker, dan memakai sarung tangan, demi kenyamanan pengemudi dan penumpang," sambungnya.