Alasan Tekanan Angin Ban Serep Diisi Lebih Tinggi dari Ban Utama

Ryan Fasha - Kamis, 4 Juni 2020 | 12:00 WIB

Posisi Ban Serep Toyota Calya Facelift (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Setiap mobil memiliki ban serep sebagai pengganti ban utama yang mengalami bocor saat di tengah jalan.

Ban ini penggunaannya bersifat sementara sebelum menemukan bengkel yang bisa menambal dan memperbaiki ban utama.

Karena hanya dipergunakan saat keadaan darurat saja, maka ban serep akan lebih lama berada di dudukannya.

Maka dari itu, kondisi ban serep penting untuk diperhatikan agar saat digunakan tidak bermasalah.

Salah satu yang harus diperhatikan adalah tekanan angin ban serep yang harus rutin dipantau.

Ryan/GridOto.com
ban serep Mitsubishi New triton

Baca Juga: Ban Mobil Bocor dan Lubangnya Besar, Ini Alasan Kenapa Wajib Diganti

"Ban serep itu kan digunakan hanya saat kondisi darurat saja, tekanan angin ban itu pelan-pelan akan berkurang," buka Samsudin, National Technical Advisor Astra Peugeot.

"Tekanan angin ban serep itu harus diisi lebih tinggi dibanding ban utama," tambahnya.

Biasanya tekanan angin ban serep diisi lebih tinggi 5 bar.