Sopir Bus Mengaku Mau Reparasi AC di Solo, Ternyata Modus Mudik Gelap Bawa Penumpang ke Jawa Tengah

Naufal Nur Aziz Effendi - Kamis, 14 Mei 2020 | 08:50 WIB

Personel PJR unit 617 Ditlantas Polda Jatim mengamankan bus di Gerbang Tol Nganjuk, Begadung, Nganjuk, Rabu (13/5/2020) (Naufal Nur Aziz Effendi - )

GridOto.com - Satu unit bus bernomor polisi AG 7574 US terpaksa diberhentikan Anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim saat melintas di Gerbang Tol Nganjuk, Begadung, Nganjuk, pada Rabu (13/5/2020)

Pasalnya bus tersebut mengangkut lima penumpang mudik gelap laki-laki yang rencananya akan diantar ke Solo, Jawa Tengah.

Tiga di antaranya berasal dari Blitar, satu orang asal Kediri, dan satu orang lainnya dari Jombang.

Baca Juga: Terminal Cilacap Kosong Melompong. PO Bus Memilih Tidak Beroperasi, Angkutan Gelap Makin Marak

Melansir dari TribunJatim.com, para penumpang itu dijemput oleh sopir bus berinisial HS (40) warga Tulungagung, di suatu lokasi di Ngajuk dan Tulungagung.

Selain itu, secara administrasi, ternyata bus tersebut tidak mengantongi surat izin melintas di suatu kawasan atau perizinan rute trayek lintasan.

Terpaksa, lima orang penumpang itu dikembalikan ke darah asalnya.

Kemudian sang sopir dikenai sanksi tilang, atas Pasal 308 Jo 260 UU no 22 th 2009, karena trayek tidak sesuai peruntukannya.

Dan bus untuk sementara waktu disita oleh anggota PJR Ditlantas Mapolda Jatim.

Baca Juga: Jalan Tikus Masih Jadi Primadona Bagi Travel Gelap yang Nekat Bawa Pemudik, Polisi Telah Siapkan Strategi

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan bahwa sang sopir sempat berdalih melakukan perjalanan ke Solo Jawa Tengah untuk mereparasi salah satu komponen yang rusak dalam busnya.

"Sopir bus pengakuannya mau memperbaiki AC di Solo," katanya, dikutip dari TribunJatim.com, Rabu (13/5/2020).

Namun sang sopir memanfaatkan itu untuk mengambil penumpang di sepanjang perjalanan.

"Pas mau naik ke gerbang Tol Nganjuk langsung kami periksa, ternyata ada penumpang dan trayeknya dia semua enggak ada," jelasnya.

Dwi menambahkan, pihaknya juga menerapkan protokol pencegahan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Baca Juga: Masih Nekat! Polisi Berhasil Amankan 202 Travel Gelap, Minibus Paling Banyak

Yakni dengan memeriksa suhu tubuh lima orang penumpang itu. Juga melakukan rapid test, dan hasilnya non-reaktif.

"Ya kami pulangkan ke tempat asal sebelumnya," tuturnya.

Sedangkan nasib bus tersebut, ungkap Dwi, pihaknya telah menahannya.

Dan hal ini merupakan komitmen penuh bahwa pihaknya akan gencar menumpas travel gelap yang masih nekat beroperasi selama selama berlangsungnya Operasi Ketupat Semeru 2020.

"Iya sudah kami tahan. Ini bentuk komitmen kami," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Lagi Travel Gelap Antar 5 Penumpang ke Jawa Tengah Disetop, Sopir Alasan Mau Reparasi AC di Solo