Aneh Tapi Nyata! Ternyata F1 Pernah Menggunakan Sasis Berbahan Kayu

Rezki Alif Pambudi - Selasa, 21 April 2020 | 21:05 WIB

Protos F2 (1967) (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Banyak ide menarik yang dikembangkan di Formula 1 berhasil diimplementasikan, hingga membawa industri otomotif terus berkembang seperti saat ini.

Meski begitu, banyak juga yang gatot alias gagal total.

Salah satunya pernah muncul ide menggunakan sasis dengan bahan kayu plywood untuk ajang balapan jet darat tersebut.

Ide ini dicetuskan oleh pria Inggris, Frank Costin, yang namanya pernah terpanjang di industri F1, pernah bersama tim Vanwall GP Racing Team yang aktif pada periode 1950-an, juga tim Lotus Eleven.

Baca Juga: Disebut Pembalap Terhebat, Begini Tanggapan Mengejutkan Valentino Rossi

Frank Costing yang paham di bidang ilmu aeronautika berusaha mengembangkan bodi mobil F1 dari plastik yang ringan pada 1967.

Inovasi yang kedua agak kurang jelas, yakni rangka yang dibuat dari plywood dengan proyek bernama Protos Stood.

Menariknya, rangka yang terbuat dari kayu ini sangat ringan dan mampu menahan getaran.

Bahkan, pembalap bernama Brian Hart pernah menggunakan mobil dengan rangka ini hingga finis lho.

Baca Juga: Kartini Milenial, Kenalan Yuk Sama Pembalap Sabrina Sameh, Dari Drag Bike Hingga ke Balap Mobil

Sayangnya inovasi yang unik tersebut akhirnya gagal, terutama masalah keamanan bagi pembalap yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Paling parah saat kecelakaan Pedro Rodriguez di F2 yang membuatnya cedera sangat parah.

Seluruh bagian mobilnya hancur berkeping-keping layaknya sebuah tusuk gigi, hanya setir dan mesin saja yang tersisa.

Hingga akhirnya sasis yang terbuat dari kayu plywood itu pun ditinggalkan pada 1986.