Red Bull Menyalahkan Mercedes dan Ferrari Jadi Penyebab F1 Australia Batal Digelar

Fendi - Kamis, 19 Maret 2020 | 14:07 WIB

Tim Red Bull menjelang balapan F1 Australia 2020 yang akhirnya batal digelar (Fendi - )


GridOto.com – Red Bull menyalahkan tim Mercedes dan Ferrari karena menyebabkan F1 Australia batal digelar, yang seharusnya berlangsung akhir pekan kemarin.

Formula 1 membatalkan seri pembuka F1 2020 di sirkuit Albert Park, Melbourne pada menit-menit terakhir di hari Jumat (13/3/2020).

Helmut Marko selaku penasihat Red Bull percaya tim Mercedes dan Ferrari yang harus disalahkan.

Setelah tim McLaren mundur karena personelnya positif virus Corona, sepuluh tim mengadakan pertemuan.

(Baca Juga: Terungkap! Tim Mercedes Jadi Penyebab F1 Australia Batal Digelar, Bukan Virus Corona atau McLaren Mundur)

Hasilnya, empat tim (Mercedes, Red Bull, AlphaTauri dan Racing Point) ingin balapan dilanjutkan dan tiga tim (Ferrari, Alfa Romeo dan Renault) menolak dan McLaren mundur.

Dua tim (Williams dan Haas) tidak memberikan suara alias akan mengikuti suara terbanyak dari hasil petemuan.

Nah, dengan komposisi ini, sudah memenuhi syarat balapan bisa digelar.

Twitter/ausgrandprix
Tim Ferrari ditunding menghalangi tim yang menjadi pelanggan mesinnya, sehingga F1 Australia batal digelar

Menurut regulasi sport F1, syarat minimal balapan bisa berlangsung jika diikuti oleh 12 mobil.

Tetapi Mecedes mundur. Maka hanya tersedia enam mobil.

Untuk itulah Helmut Marko mengklaim gara-gara Mercedes dan Ferrari balapan F1 Australia batal digelar.