Berdiri 164 Tahun, GM Suntik Mati Holden di Australia dan Selandia Baru

Gayuh Satriyo Wibowo - Senin, 17 Februari 2020 | 19:44 WIB

Ilustrasi logo Holden (Gayuh Satriyo Wibowo - )

"Saya sering bilang kalau kami akan melakukan hal yang benar meskipun itu berat. Dan ini (menutup Holden) salah satunya," terangnya.

Marry Barra mengaku saat ini sedang fokus merestrukturisasi pekerjaan mereka.

Antara lain dengan memfokuskan diri di pasar di mana mereka telah mengusai strateginya seperti SPV.

Selain itu, mereka juga memprioritaskan investasi global yang menggiring GM ke ranah otomotif masa depan khususnya kendaraan listrik dan otonom.

(Baca Juga: General Motors Hentikan Produksi Mereka di Australia. Ini Dia Alasannya)

Street Machine via Whichcar.com.au
Holden FB Special 1960 hasil restorasi dari Jasson Fuller

Holden sendiri merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak 1856 dan didirikan oleh James Alexander Holden.

Perusahaan ini merambah dunia otomotif sejak tahun 1908 di bawah naungan Edward Holden.

Dengan adanya pernyataan tersebut bakal meruntuhkan perusahaan yang telah berdiri selama 164 tahun ini.

Di Indonesia sendiri General Motors sudah mengaku akan angkat kaki dengan menarik Chevrolet dalam waktu dekat.

Mereka mengumumkan akan angkat kaki dari Tanah Air pada Oktober 2019 lalu.

Penjualan Chevrolet pun akan dihentikan pada Maret 2020 depan.