Wuih! Colt Diesel, Fuso dan Fighter Antar Mitsubishi Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga Selama 2019

Muhammad Ermiel Zulfikar - Jumat, 24 Januari 2020 | 20:05 WIB

Mitsubishi Fuso Super Great V Spider (Muhammad Ermiel Zulfikar - )

GridOto.com - Lesunya penjualan di pasar kendaraan niaga selama 2019, juga dirasakan oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku pemegang merek Mitsubishi Fuso di Tanah Air.

Yup, merek asal Jepang itu torehkan penjualan selama Januari hingga Desember 2019 sebanyak 41.736 unit, atau turun 18,4 persen jika dibandingkan pencapaiannya di 2018 silam sebanyak 51.132 unit.

Dony Hermawan, selaku Head of PR & CSR KTB mengungkapkan, 2019 kemarin merupakan tahun yang penuh dengan tantangan, mengingat kondisi pasar kendaraan niaga yang melemah hingga 19 persen.

(Baca Juga: Dua Produk Baru Bridgestone Dipercaya Jadi Ban Resmi Mitsubishi Fuso Fighter) 

Meski begitu, pihaknya berhasil mempertahankan dominasi Mitsubishi Fuso sebagai merek terlaris di segmen kendaraan niaga dengan pangsa pasar sebesar 44,2 persen.

"Kami memahami bahwa 2019 merupakan tahun dengan agenda penting Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden, sehingga membutuhkan penyesuaian kabinet baru, regulasi baru di berbagai sektor," ujar Dony dalam siaran resmi KTB yang diterima GridOto.com, Jumat (24/1/2020).

"Kami optimis hal tersebut membawa dampak positif di tahun 2020 dalam memajukan perekonomian dan pembangunan, dan kami siap berkontribusi melalui produk dan layanan Mitsubishi Fuso," imbuhnya.

Muhammad Ermiel Zulfikar/GridOto.com
Mitsubishi Colt Diesel di pamerkan di ajang GIIAS 2018

Adapun menurut data yang dibagikan oleh Mitsubushi Fuso, Colt Diesel jadi primadona dengan penjualan sebanyak 36.575 unit dan pangsa pasar absolut 55,4 persen di segmen light duty ruck (LDT).

(Baca Juga: Mitsubishi Fuso Kasih Diskon Perawatan Truk Pascabanjir Hingga 25 Persen) 

Sedangkan FUSO dan Fighter yang berada di kelas medium duty truck (MDT) dan heavy duty truck (HDT) membukukan penjualan sebanyak 5.161 unit, dengan pangsa pasar 23,4 persen.

Ada peningkatan jika dibandingkan dengan pangsa pasar tahun sebelumnya, yang hanya sebesar 19,2 persen.