Ngeri! Pakai Aditif Oli Transmisi Matik Ternyata Bisa Bikin Rusak

Ryan Fasha - Kamis, 5 Desember 2019 | 10:42 WIB

Oli transmisi matik yang kotor (Ryan Fasha - )

GridOto.com - Sering kali dipasaran ditemukan aditif tambahan yang dipergunakan untuk oli transmisi oli matik.

Banyak yang klaim bahwa penggunaan aditif pada oli transmisi matik akan memperpanjang umur oli transmisi.

Akan tetapi sebenarnya, penggunaan aditif tambahan ini enggak direkomendasikan lho.

Hal ini disampaikan oleh Supriyanto dari Rizki Auto spesialis perbaikan transmisi matik.

Dirinya menyebutan bahwa penggunaan aditif tambahan pada oli transmisi matik malah akan menimbulkan masalah.

ryan/gridoto.com
Solenoid dan modul body valve

(Baca Juga: Segini Biaya Perbaikan Puli Transmisi CVT Honda Jazz yang Aus)

"Pakai aditif yang ditambahkan ke oli transmisi matik sebenarnya enggak terlalu pengaruh ke umur oli transmisi matik," ucap Supri panggilan akrabnya.

"Oli transmisi matik itu enggak perlu aditif tambahan, karena yang dibutuhkan transmisi matik hanya oli yang bersih dan kualitasnya bagus," tambah Supri yang bengkelnya berada di Jl. Raya Pulogebang No.85, Jakarta Timur.

Malah penggunaan aditif dalam jangka panjang bisa merusak transmisi matik.

Ini juga disampaikan oleh Supri bahwa kemungkinan aditif bisa merontokkan kotoran yang berada di bagian transmisi matik sehingga filter oli transmisi matik bisa tersumbat.

"Kalau ada kandungan yang bisa merontokkan kotoran di dalam transmisi matik malah bahaya karena nanti filter oli transmisi matik bisa saja tersumbat, alhasil suplai oli ke bagian transmisi matik seperti body valve bisa terganggu," ujarnya.

ryan/gridoto.com
Pulley transmisi matik CVT Honda Jazz bisa aus

(Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Ausnya Puli Transmisi CVT Honda Jazz Lama)

Selain itu juga, dikhawatirkan aditif tambahan oli transmisi matik bisa mengubah viskositas oli.

"Akan sangat bahaya bila viskositas oli transmisi matik berubah, pelumasan dan kinerja komponen lainnya bisa saja akan bermasalah bila dipakai dalam jangka waktu lama," tututp Supri.