Aragon dan Valencia Ngotot Ogah Mundur Sebagai Tuan Rumah MotoGP

Rezki Alif Pambudi - Jumat, 27 September 2019 | 13:10 WIB

MotoGP Aragon (Rezki Alif Pambudi - )

GridOto.com - Banyaknya calon tuan rumah baru di berbagai belahan dunia membuat Dorna Sports akan memangkas beberapa balapan yang sudah.

Dengan 4 balapan, wilayah Spanyol menjadi negara yang paling banyak menggelar balapan.

Maka dari itu, Dorna Sports berencana akan memangkas 1 atau 2 balapan di wilayah Spanyol dalam beberapa musim ke depan.

Ada juga wacana soal rotasi soal tuan rumah balapan MotoGP di Spanyol.

(Baca Juga: Bos Red Bull Malah Senang dengan Performa Impresif Tim Ferrari)

Sayangnya, 4 balapan di Spanyol tersebut sama-sama sukses dan punya ciri khas masing-masing.

Dan 2 di antaranya, sudah menyatakan keberatan untuk melepas status tuan rumah.

Aragon misalnya, lewat Arturo Liaga, wakil presiden industri dan pengembangan wilayah Aragon, ingin tetap mempertahankan status tuan rumahnya.

Didukung juga oleh bos sirkuit Aragon Motorland, Santigo Abad, yang merasa sudah melakukan hal bagus dalam MotoGP Aragon.

"Sebagai penyelenggara, kami sudah melakukan pekerjaan bagus selama 10 tahun terakhir. Kami menyontohkan bahwa Motorland bisa menggelar balapan MotoGP dengan simpel dan efisien, itu penting buat Dorna, untuk imej dan kualitias balapannya," kata Santigo Abad.

Setelah Aragon, Valencia juga mengungkap hal yang sama.

(Baca Juga: Pergelangan Tangan Patah, Pol Espargaro Nekat Mau Ikut MotoGP Thailand)

Josep Miquel Moya, general manager komunitas sport Valencia, menegaskan bahwa Valencia harus selalu ada di kalender MotoGP.

"Sekarang kami punya kontrak sampai 2021, kami ada 2 tahun untuk diskusi. Kami paham bahwa kami punya syarat yang dibutuhkan, kami punya sesuatu spesial yang kami bangun selama ini dan untuk diskusi bahwa Valencia harus selalu ada setiap tahun," ungkapnya.