6 Hal yang Wajib Diketahui Soal Sistem Penerangan Mobil, Yuk Disimak!

Ditta Aditya Pratama - Jumat, 9 Agustus 2019 | 21:52 WIB

Lampu HID/Xenon (Ditta Aditya Pratama - )

Mengganti bohlam berdaya besar menjadi langkah termudah pemilik kendaraan untuk meningkatkan intensitas cahaya headlamp (lampu depan atau lampu utama).

Namun, cara ini memiliki dampak negatif pada peningkatan suhu di dalam headlamp yang dapat membuat kaca plastik menguning.

Hal serupa dapat terjadi bila Anda memilih lampu HID (High Intensity Discharge) atau akrab dipanggi lampu Xenon sebagai pengganti bohlam halogen.

Suhu dipermukaan kaca dapat menyentuh angka 70°C.

Panas yang tinggi ini dapat membuat mika lampu depan menguning.

(Baca Juga: Tol Trans Jawa Masih Minim Penerangan, Harus Ekstra Waspada Kalau Berkendara di Malam Hari)

5. Pasang Booster

Booster  lampu menjadi langkah kedua untuk manambah terang sinar headlamp.

Dengan meningkatkan arus listrik ke bohlam, membuat bohlam halogen menjadi lebih terang.

Namun, ini memiliki efek negatif pada usia pakai bohlam yang menjadi lebih singkat.

6. Temperatur Warna

carhidkits.com
Lampu warna kuning cocok untuk hujan? Fakta atau Mitos?

Terakhir, warna sinar headlamp  ditentukan dari color temperature atau temperatur warna.

Temperatur warna ini ditunjukkan dalam satuan derajat Kelvin.

Bohlam halogen memiliki spesifikasi di kisaran 2.800°K.

Sementara itu lampu dengan temperature warna 4.250°K memiliki warna Kuning, 6.500°K itu putih, 7.500°K berkelir biru, dan 12.000°K menghasilkan warna ungu.

Belum banyak yang tahu, kan?