Viral Kecelakaan Ojol di Jakarta Utara, Pentingnya Perhatian Terhadap Blindspot

M. Adam Samudra - Sabtu, 12 Januari 2019 | 17:15 WIB

Peristiwa kecelakaan di Jakarta Utara (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Sebuah foto kecelakaan yang terjadi di Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara tengah viral di media sosial, Sabtu (12/1/2018).

Foto tersebut memperlihatkan pengendara ojek online yang dikemudikan perempuan itu terjatuh sementara kedua kakinya terjepit oleh ban truk.

Dari peristiwa ini menyebutkan perlunya sosialisasi titik buta atau blindspot kepada para pengemudi ojol.

Ini juga diyakini oleh Pengamat transportasi dari Universitas Katolik (Unika) Semarang Djoko Setijowarno.

(Baca Juga : Dilema Letak Pelat Nomor Moge di Depan, Ini Tanggapan Polisi)

"Jadi pengetahuan ojol mengenai berkendara sepeda motor saat berhadapan dengan truk mereka belum mengerti. Itu namanya blindspot sehingga sopir tidak bisa lihat ada orang atau tidak dia enggak tahu. Jadi sopir enggak murni bisa disalahkan," ujar Djoko kepada GridOto.com di Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

"Sopir itu enggak ngerti dan enggak salah, karena pandangan sopir itu enggak bisa langsung melihat sebelah kanan. Karena spion itu enggak sampai," paparnya.

Ia melihat sopir tidak memperhatikan sudut belok yang mengecil.

Ini yang menyebabkan pengendara motor tidak memiliki ruang untuk menghindar dan terjadi kecelakaan.

(Baca Juga : Sosialisasikan Kebijakan, Jokowi Silaturahmi dengan Pengemudi Ojol)

Catatan juga diberikan kepada pengendara motor, dalam hal ini untuk melihat ancaman di sekelilingnya.

Melihat kejadian ini, dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan seluruh pihak aplikator dan driver ojek online untuk mensosialisasikan apa itu blindspot.

"Saya akan membahas mengeni dratf untuk melindungi ojek daring. Jadi nanti akan saya ceritakan apa itu blindspot. Jadi kalau ada truk itu jangan dianggap seperti mobil biasa terus dipepet," bebernya.

Untuk itu, lanjut dia, perlunya driver itu mengatur jarak dan kecepatan .

"Jadi pemahaman mereka bersepda motor masih rendah. Apalagi jika dilihat banyak anak kecil yang bahkan membawa truk tersebut," tuturnya.