Patokan Kecepatan Mobil dan Jarak Aman dari IDDC

Radityo Herdianto - Selasa, 4 Desember 2018 | 13:00 WIB

Jaga jarak saat mengemudi di hujan deras (Radityo Herdianto - )

GridOto.com-Salah satu sikap defensive driving di jalan raya adalah menerapkan jaga jarak yang aman dengan mobil di depan.

Memberikan jarak yang aman dengan mobil lain bisa mengantisipasi untuk menghindar bila terjadi sesuatu pada mobil di depannya.

"Jaga jarak yang paling aman antar kendaraan adalah 3 detik dengan kendaraan di depannya untuk memberikan ruang aman ketika terjadi pengereman," jelas Adrianto Sugiarto Wiyono, Intruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) kepada GridOto.com (23/11).

Jarak pengereman diukur berdasarkan waktu tempuh mobil di belakang ketika melewati suatu objek setelah mobil di depannya dalam kecepatan tertentu yang konstan.

Misalkan mobil depan telah melewati sebuah tiang, Anda ukur waktu tempuh melewati tiang setelah mobil di depannya sekitar 3 sampai 5 detik berarti Anda sudah berada di jarak yang aman.

Ilustrasi jaga jarak aman dengan mobil di depan

(BACA JUGA: Terungkap, Pengaruh Permukaan Jalan Terhadap Jarak Pengereman Mobil)

Jika Anda kesulitan mengukurnya, maka Anda bisa lihat tabel kecepatan dan jarak aman dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) ini.

Kecepatan Mobil (km/jam) Jarak Antar Mobil (m)
10 8,3
20 16,7
30 25
40 33,3
50 41,7
60 50
70 58,3
80 66,7
90 75
100 83,3

"Angka di tabel ini merupakan jarak real dan yang paling aman, Anda bisa kira-kira saja untuk jarak antar mobil misalkan dengan patokan jarak panjang satu mobil," jelas Adrianto.

Misalkan dalam tabel bila kecepatan 40 km/h tertulis 33,3 meter.

Anda bisa kira-kira jarak minimal adalah sekitar 30 meter dan jarak aman adalah 35 meter, atau setara dengan panjang 6 mobil.