Dari 88 DK Melonjak ke 106 DK, Ini Racikan di Mesin Honda Brio Satya Milik Binsar

Hikmawan M Firdaus - Jumat, 7 September 2018 | 16:15 WIB

Mesin Honda Brio yang sudah dioprek (Hikmawan M Firdaus - )

Binsar juga memaksimalkan sistem gas buang dengan menggunakan downpipe ORD, center pipe Kansai, tabung resonator ORD dan muffler J’S Racing.

(BACA JUGA: Ganteng! Atlet Slalom Ini Permak Wajah Honda Brio Jadi Mobilio RS)

Kyn/otomotifnet
Pelek pakai Volk Rays ukuran 15x7 inci offset 43 mm

Uniknya, Binsar menggunakan tabung resonator untuk transmisi manual.

“Sebelumnya gue pakai resonator untuk transmisi otomatis, performanya malah kurang maksimal. Saat pakai tabung untuk tranmisi manual, malah lebih enak,” sahut Binsar sambil tersenyum.

Hasilnya, performa Brio miliknya memang meningkat drastis, dari bawaan standarnya yang berkisar 88 dk menjadi 106 dk, ketika diukur di atas mesin dynometer. Sangar Sob!

Data modifikasi:
Mesin:
Remapping ECU by REV Engineering
throttle body J’S Racing
open filter K&N
downpipe ORD
center pipe Kansai
tabung resonator ORD
muffler J’S Racing

Eksterior:
Kap mesin Aeromotive model Shift
Grill Modulo by Honda Accsess
Spion Honda BR-V
Lampu dengan Honda Mobilio RS

Kaki-kaki:
Strutbar Ultra Racing
Coilover ISC tipe street
Velg Volk Rays 15x7 inci
Ban Yokohama S Drive 195/55R15