Masih Sering Dilanggar, Apa Sih Sebenarnya Fungsi Marka Kuning Model Zigzag Ini?

Ditta Aditya Pratama - Selasa, 28 Agustus 2018 | 21:52 WIB

Marka Jalan Berbiku (Ditta Aditya Pratama - )

(BACA JUGA: Masuk Pak Eko! Bisa Nembak Sambil Wheelie Pakai Motor, Doyan Trabasan Motor Trail, Hingga 'Pamer' Moge)

Menurut Endang, hal tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat Kota Cimahi yang belum tahu fungsi marka garis berbiku-biku tersebut.

Untuk itu, Dishub Kota Cimahi selalu menyosialisasikan di setiap kesempatan agar masyarakat tak merasa aneh dengan adanya marka tersebut.

"Saya kira yang di (lingkungan) Pemerintah Kota Cimahi juga belum semuanya tahu apa fungsi dari marka itu. Jadi setiap ada kegiatan Dishub selalu diselipkan sosialisasi marka itu," katanya.

Marka yang dibuat menelan biaya Rp 230 juta itu diharapkan dapat menekan angka pelanggaran parkir di bahu jalan.

Rencananya, Dishub Kota Cimahi akan menambah pembuatan marka jalan berbiku-biku di ruas jalan lain yang kerap terjadi kemacetan karena parkir yang tak beraturan.

"Untuk sekarang dioptimalkan dulu yang ada, termasuk melakukan inventarisasi rambu jalan lain yang rusak," tutup Endang.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Marka Jalan Garis Berbiku Belum Efektif Menekan Pelanggaran Parkir di Bahu Jalan

 

Selain motocross, teknologi megabomb ini juga sering diterapkan di jenis motor trail dan adventure lainnya lho. Ayo, jangan lupa kunjungi GridOto.com (klik link di bio) #motocross #motortrail #motoradventure #trail #adventurebike #banyakyangbelumtahu #megabomb #trailbike #gridoto #kompasgramedia #otomotif #duniaotomotif #otomania #motorplus #motorplusonline #jip #otomotifweekly #kompasotomotif #gridnetwork

A post shared by GridOto (@gridoto) on