Pertimbangkan Ekspansi ke Indonesia, Grab Dapat Suntikan Dana Rp 14 Triliun

Ignatius Ferdian - Minggu, 5 Agustus 2018 | 10:19 WIB

Ilustrasi layan Grab (Ignatius Ferdian - )

Kompas.com/Sakina Rakhma Diah Setiawan)
Logo perusahaan teknologi penyedia aplikasi layanan Grab

Suntikan dana investasi baru akan digunakan untuk memperluas layanan online ke off-line, meskipun sebagian besar akan disalurkan ke perluasan operasi di Indonesia.

Jika perluasan Grab di Indonesia dimulai, persaingan terhadap Go-Jek sebagai tuan rumah juga akan dimulai nih sob.

Go-jek yag merupakan saingan Grab ini kabarnya juga akan memperluas jaringan ke beberapa negara seperti Singapura, Vietnam, dan Thailand.

Tetapi, Indonesia yang dijuluki sebagai medan perang untuk pasar teknologi ini menjadi prioritas untuk Grab.

(BACA JUGA : Ekspansi ke Empat Negara di Asia Tenggara, Go-Jek Tidak Pakai Nama Asli?)

Dan untuk mempersiapkan ekspansi ini, Grab menawarkan layanan seperti pembayaran digital juga GrabFood (pengiriman makanan).

Bahkan Grab juga telah menyiapkan GrabFresh sebagai layanan pengiriman (on demand) bahan makanan di Jakarta, dan akan segera diterapkan ke kota-kota lain pada tahun 2018.

Kira-kira gimana persaingan mereka di pasar Indonesia nih sob?