Motor Injeksi Kamu Alami Brebet? Begini Solusinya

Luthfi Anshori - Sabtu, 13 Januari 2018 | 19:05 WIB

Perawatan berkala honda supra gtr 150 (Luthfi Anshori - )

GridOto.com – Pada motor berpengabut bahan bakar injeksi, dilengkapi banyak sensor yang membantu kinerja mesin.

Salah satunya adalah komponen throttle body (TB).

Dalam throttle body terdapat sensor seperti throttle position sensor (TPS), intake air temperature (IAT), manifold absolute pressure (MAP), dan lain sebagainya.

Jika salah satu sensor tersebut bermasalah, akan membuat motor injesi menjadi ‘brebet’.

Ini terjadi akibat sensor gas atau throttle position sensor tidak bekerja dengan baik, sehingga campuran udara dan debit bahan bakar yang dibutuhkan oleh ruang pembakaran tidak sesuai dengan yang diberikan ECM.

TPS berfungsi membaca derajat bukaan gas di katup kupu-kupu dan memberi signal ke ECU (Engine Control Unit) atau bisa disebut juga ECM (Engine Control Module) untuk menyelaraskan debit bahan bakar yang disemprot ke dalam ruang bakar.

(BACA JUGA: Waspada Beli Motor Murah di Facebook, Tiga Pelaku Diamankan )

"Indikasi penyebabnya biasanya karena sensor gas atau throttle position sensor yang mengatur pada ECM tidak stabil," kata Ribut Wahyudi, Kepala Mekanik Honda Bintang Motor, Cinere, Depok kepada GridOto.com (10/1).

Bagaimana solusinya?

Jika hal ini terjadi pada motor Anda, maka yang perlu diperlukan adalah mereset komponen ECM.

"Solusinya perlu dilakukan reset ECM dan TPS agar kembali normal. Untuk meresetnya sebaiknya tidak dilakukan sendiri atau di bengkel tidak resmi," kata Ribut

Karena motor injeksi memiliki banyak sensor, sebaiknya reset ECM hanya di bengkel resmi Ahass untuk menghindari rusaknya sensor lain.

Selain itu, perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utamanya.