Ini Bahayanya Bensin Diberi Aditif Kapur Barus, Seram Sob

Dio Dananjaya - Senin, 4 Desember 2017 | 14:40 WIB

Bukan cuma motor, pemilik mobil juga ada yang mencapur kapur ke dalam bensin di tangki (Dio Dananjaya - )

GridOto.com - Tak hanya motor, pengguna mobil juga ada yang memasukkan kapur barus ke dalam tangki demi meningkatkan oktan bahan bakar.

Meski beberapa pengemudi merasakan peningkatan performa, tapi cara ini sebetulnya tidak dianjurkan.

Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), menyarankan saat memilih aditif lebih baik yang sudah dicoba dan diuji oleh pihak yang bisa dipercaya.

"Kalau coba-coba sendiri takaran kan belum ada, padahal bahan bakar atau oli biasanya ada yang punya aditif sendiri," kata Iwan kepada GridOto.

(BACA JUGA: Bensin Dioplos Kapur Barus Buat Naikin Oktan? Bisa Sih, Tetapi..)

"Nah ketika ada chemical yang tidak cocok bisa jadi jelaga, kalau sudah parah bukan cuma tangki, bisa tembus sampai filter," tambah Iwan.

Waduh seram juga akibatnya, kalau filter bahan bakar kena berarti bisa keluar duit banyak nih Sob.

Selain itu, kalau memakai kapur sebagai aditif ternyata bisa mengganggu sistem kinerja tangki mobil.

"Pakai aditif kamper malah bisa ganjel pelampungnya," sebutnya.

Apalagi Iwan juga mengatakan kalau dirinya pernah melihat tangki mobil yang menggunakan bermacam aditif.

"Ada lendir coklat, ketebalan sekitar 2 sampai 4 mm," ujarnya.

Gimana Sob, masih mau pakai aditif gak jelas kayak kapur barus?