"Korban kehilangan satu unit motor matic dan dua buah ponsel. Selanjutnya penanganan di Polres Jakarta Pusat," katanya.
Kabar terbaru, 5 dari 9 pelaku sudah dilumpuhkan Polisi, (13/4/26).
Lima orang pelaku yang ditangkap adalah FR (38), RS (25), RA (19), HJ (29), RO (22).
Lalu, empat orang pelaku lainnya saat ini masih dalam pencarian alias DPO.
Identitas empat orang pelaku lain yang berstatus DPO adalah Z, J, C dan FJ.
Saat ditangkap, lima orang pelaku sedang bersama enam orang perempuan. Lalu ada dua orang pria lain di lokasi.
Setelah seluruhnya diamankan dan diperiksa, ternyata tujuh orang pria tersebut positif menggunakan narkoba.
Sementara itu, enam perempuan negatif narkoba.
Baca Juga: Kebangetan, Truk Pemadam Kebakaran Lenyap Saat Pergantian Piket Pukul 8 Pagi
"Jadi yang lima adalah pelaku, yang dua saksi menggunakan narkoba, dan sekarang masih ditangani Satres Narkoba untuk penggunaan narkobanya," jelas Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Pusat, (15/4/26) disitat dari Kompas.com.
Lebih lanjut, Roby mengungkapkan motif dari aksi pembegalan terhadap petugas damkar tersebut.
Roby mengatakan, para pelaku beraksi untuk mendapatkan uang dengan cara merampas Honda Scoopy milik korban.
"Kalau motifnya, adalah untuk mendapatkan uang. Jadi mendapatkan uang dengan cara menjual motor (curian) tersebut," ujar Roby.