Saat ini proses impor masih berjalan dan sebagian unit sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.
Agrinas menargetkan sekitar 1.000 unit pikap sudah tiba di Indonesia pada akhir Februari.
Namun, penggunaan kendaraan yang sudah datang pun akan menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah dan DPR.
Jika diminta untuk tidak digunakan, maka kendaraan tersebut tidak akan dipakai.