Anggota DPRD DKI Blak-blakan, Tuding Oknum Dishub Pasok Seragam dan Atribut Parkir Liar

By , Kamis, 19 Februari 2026 | 15:30 WIB

Rompi Dinas Perhubungan yang dipakai juru parkir liar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Lidia Pratama Febrian/Kompas.com)

GridOto.com - Parkir liar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat menjadi polemik dan berkepanjangan.

Sampai-sampai anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter blak-blakan menuding ada oknum Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang ikut bermain parkir liar.

Jupiter menduga, oknum Dishub tersebut menjadi pemasok seragam dan atribut ke pelaku parkir liar agar terlihat seperti resmi.

Dugaan ini muncul setelah polisi mengamankan sejumlah juru parkir (jukir) liar yang memungut uang parkir ilegal dengan memakai atribut mirip petugas resmi.

Menurut Jupiter, oknum tersebut diduga menyediakan seragam dan atribut bagi para jukir liar.

"Kejadian ini menunjukkan pengawasan terhadap pengelolaan parkir di Jakarta masih lemah dan harus segera dibenahi secara serius," kata Jupiter saat dikonfirmasi, (18/2/26) mengutip Kompas.com.

Jupiter menegaskan penanganan kasus tidak boleh berhenti pada jukir di lapangan.

Baca Juga: Tukang Parkir di Tanah Abang Bikin Emosi, Patok Tarif Motor Rp 60.000 dan Mobil Rp 100.000

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter (Yusuf Bachtiar/TribunJakarta.com)

Jika ada pihak yang memasok atribut, tiket, atau membantu praktik ilegal, maka harus diusut tuntas.

"Tidak boleh ada pembiaran, apalagi perlindungan terhadap oknum yang merugikan masyarakat," tutur dia.

Jupiter mengatakan DPRD akan meminta Unit Pengelola Perparkiran Dishub melakukan evaluasi menyeluruh.

Evaluasi itu mencakup pengetatan distribusi atribut resmi, sistem retribusi parkir serta pengawasan di lapangan.