"Kemudian berujung pada adu mulut dan keributan antara kedua belah pihak," tuturnya.
Hingga saat ini, Polresta Sleman masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap dan objektif.
"Saat ini, Polresta Sleman masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap dan objektif," ucap Salamun.
Baca Juga: Ketangkap Polisi, Dua Tukang Parkir Tukar Selembar Rp 100.000 Dengan Uang Mainan Ngaku Buta Huruf
Terkait apakah juru parkir dan pengendara ojek online telah dimintai keterangan, Salamun mengatakan keduanya masih dalam proses penyelidikan.
"Semuanya baik driver dan jukir masih dalam penyelidikan," ungkapnya.
Update terbaru, masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
Ketua Forum Ojek Online Yogyakarta Bergerak (FOYB), Rie Ramawati mengatakan telah sepakat tidak membawa kejadian yang dialami salah satu ojol pengantar makanan tersebut ke ranah hukum.
"Untuk langkah hukum, kemarin kita sudah sepakat enggak, karena mengingat kasihan juga dengan tukang parkirnya," ujar Rie Ramawati saat dihubungi, (2/1/26) menukil Kompas.com.
Rie Ramawati menyampaikan, peristiwa yang terjadi di salah satu warung makan daerah Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Juru parkir juga sudah menyampaikan permohonan maaf.
Baca Juga: Tak Bisa Tarik Uang Lagi! Parkir Alfamart dan Indomaret Digratiskan Mulai 2026
Selain itu juru parkir juga berjanji tidak akan meminta uang parkir kepada ojek online yang mengambil pesanan atau orderan di resto sekitar daerah tersebut.