Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Anggota Satpol PP Medan Ditipu Pria Berseragam Perwira Polisi, Motor Lenyap Modal Kata Pinjam

Irsyaad W - Jumat, 3 Juli 2026 | 11:30 WIB
Ilustrasi anggota Satpol PP kota Medan ditipu pria berseragam Perwira Polisi berpangkat Kompol, motor dipinjam alasan jemput anak tapi tak kembali sampai sekarang
Gemini AI
Ilustrasi anggota Satpol PP kota Medan ditipu pria berseragam Perwira Polisi berpangkat Kompol, motor dipinjam alasan jemput anak tapi tak kembali sampai sekarang

GridOto.com - Anggota Satpol PP kota Medan, Ardi Kusuma Damanik (41) ditipu pria berseragam perwira Polisi.

Motor milik Ardi lenyap modal kata 'pinjam' yang diucapkan pelaku.

Peristiwa itu terjadi di belakang Kantor Wali Kota Medan, sekitar pukul 06.00 WIB, (25/6/26).

Ardi mengatakan, pelaku datang mengendarai Yamaha Mio dan sempat berkeliling memantau situasi di sekitar lokasi.

"Dia ke area belakang kantor wali kota dan memantau situasi," kata Ardi saat ditemui di sekitar Kantor Wali Kota Medan, (29/6/26) menukil Kompas.com.

Menurut Ardi, pelaku kemudian berbincang dengan seorang tukang becak sebelum mendatanginya.

Saat ditanya, pelaku mengaku motornya mengalami kerusakan.

"Katanya, motornya rusak. Ya mungkin ban belakangnya kempis," ujarnya.

Pelaku lalu meminta meminjam motor Ardi dengan alasan hendak menjemput anaknya yang selesai les di Jalan WR Supratman.

Tukang becak yang berada di lokasi juga meyakinkan korban dengan mengatakan istri pelaku bekerja di Kantor Wali Kota Medan.

Baca Juga: Meyakinkan Naik Honda HR-V, Pria Berseragam Perwira TNI Nyolong 250 Kg Telur Ayam Pedagang

Ardi Kusuma Damanik (41), anggota Satpol PP kota Medan yang kehilangan motornya setelah dipinjam pria berseragam Perwira Polisi pangkat Kompol
Goklas Wisely/Kompas.com
Ardi Kusuma Damanik (41), anggota Satpol PP kota Medan yang kehilangan motornya setelah dipinjam pria berseragam Perwira Polisi pangkat Kompol

"Kukasih lah kunci motorku ke pelaku terus dibawanya pergi dan sampai sekarang belum kembali. Waktu itu, tukang becaknya pergi juga," terangnya.

Ardi mengaku percaya karena pelaku mengenakan pakaian yang menyerupai seragam aparat penegak hukum (perwira polisi).

"Nah, memang bajunya menyerupai seragam aparat penegak hukum (Polisi) karena ada tanda pangkatnya, Kompol. Saya pikir petugas antisipasi unjuk rasa di kantor wali kota ini," ujarnya.

Setelah menunggu hingga malam hari, Ardi menyadari dirinya menjadi korban penipuan.

Ia kemudian mengecek data kepemilikan Yamaha Mio yang ditinggalkan pelaku melalui Samsat.

Dari hasil penelusuran, Yamaha Mio tersebut diketahui milik seorang pria berinisial I.

Saat mendatangi alamat pemilik kendaraan, Ardi justru mendapat informasi bahwa I sebelumnya juga menjadi korban dengan modus serupa.

"Dia bilang pelaku yang membawa motornya juga berpakaian Brimob. Modusnya sama. Pinjam motor lalu dilarikan. Nah posisi motor Mio itu sudah saya serahkan ke Polsek Medan Baru," ungkapnya.

Ardi telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru dan berharap pelaku segera ditangkap agar tidak kembali memakan korban.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat membenarkan laporan tersebut telah diterima.

"Masih diselidiki," singkat Bambang saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa