Sial bagi Bezzecchi, asanya buyar seketika setelah kehilangan kendali bagian depan motornya (lowside) dan terjatuh di Tikungan 15.
Bezzecchi pun gagal finis dalam tiga balapan berturut-turut.
Jorge Martin sempat memimpin balapan dengan nyaman, menciptakan jarak hingga 0,7 detik atas kejaran Raul Fernandez dan Marc Marquez.
Di luar dugaan, Ogura dengan cerdik sukses menyalip Marquez untuk merebut posisi ketiga dan langsung memperlebar jarak hingga 1,6 detik, membuat barisan podium tiga besar resmi dikuasai sepenuhnya oleh penunggang Aprilia.
Badai Masalah Para Rival
Ketika rombongan Aprilia tak tersentuh di depan, nasib sial justru silih berganti menghantam para pembalap di rombongan kedua yang sedang memperebutkan posisi keempat.
Pedro Acosta terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat yang terindikasi akibat masalah teknis pada motornya atau gangguan fisik arm pump.
Tak berselang lama, nasib buruk juga menimpa Francesco Bagnaia.
Ia harus rela menyudahi balapan akibat kendala teknis pada motornya saat sedang asyik berduel ketat melawan Marc Marquez.
Rangkaian insiden ini membuat Marquez terisolasi di posisi keempat dan tertinggal hingga 6,6 detik dari grup depan saat balapan menyisakan 10 putaran lagi.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR