GridOto.com - Sering geber mesin mobil bekas kesayangan sebelum dimatikan? Hati-hati, ada dampak yang harus diperhatikan.
Ya, masih banyak ditemukan pemilik mobil yang geber mesin mobil sebelum dimatikan.
Geber mesin mobil sebelum dimatikan ini dengan maksud agar mudah starter mesin kembali.
Namun, geber mesin mobil sebelum dimatikan sejatinya sudah tidak relevan untuk mesin mobil produksi sekarang.
Bahkan Kode, pemilik Bengkel Mobil 77 tidak menyarankan kebiasaan ini karena ada masalah baru yang bisa merusak mesin mobil.
"Putaran tinggi mesin tiba-tiba dimatikan, otomatis ada beberapa komponen yang belum siap berhenti," tekan Kode kepada GridOto.com.
"Lebih berpengaruh pada mekanikal komponen yang berputar," sambung Kode.
Seperti alternator, water pump, serta alternator saat berhenti mendadak menciptakan hentakan.
Hentakan ini memberikan tekanan besar (beban stress) yang memicu kerusakan dan berbunyi saat bekerja kembali.
"Terutama bagian bearing yang bisa jebol karena beban stress tersebut, putaran jadi tidak mulus kembali," jelas kode.
Lanjut Kode, komponen mesin juga bisa cepat jebol karena gerakan mekanikal yang berhenti mendadak mengalami stress berlebih.
"Terutama pelumasan yang berhenti tiba-tiba menciptakan gesekan lebih besar," ujar Kode yang bengkelnya ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.
"Sensor elektrikal mesin juga umurnya jadi lebih pendek karena berhenti mendadak saat aktif," tutup kode.
Baca Juga: Harga Mobil Bekas Mitsubishi Xpander 2022 Ini Menarik Sekali, Intip Daftarnya
| Editor | : | ARSN |
KOMENTAR