Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Sering Isi Pertalite Padahal Motor Minta Pertamax? Ini Risiko yang Jarang Disadari Perempuan

Isal - Kamis, 2 Juli 2026 | 11:46 WIB
Ilustrasi isi bensin pakai Suzuki Thunder 125
TribunLampung.com/Bayu
Ilustrasi isi bensin pakai Suzuki Thunder 125

GridOto.com - Ladies, setiap pabrikan motor biasanya punya rekomendasi bahan bakar yang cocok digunakan pada model motor buatannya.

Untuk mengetahuinya, kamu bisa baca buku manual atau tanya langsung ke mekanik bengkel resmi.

Jika motor kamu direkomendasikan pakai bensin oktan 92 seperti Pertamax, sebaiknya jangan diisi bensin dengan oktan lebih rendah seperti Pertalite yang oktannya 90.

Pasalnya hal itu akan menimbulkan beberapa masalah pada mesin motor kamu.

Salah satunya berubahnya suara mesin menjadi lebih kasar karena terjadinya knocking.

"Mesin akan terjadi ngelitik atau knocking," buka Bhakti David Darmaji, pemilik bengkel B-Workshop kepada GridOto.

Baca Juga: Pakai Teknologi Hybrid, Seirit Ini Konsumsi Bensin Yamaha Grand Filano

"Knocking terjadi karena bahan bakar terbakar sebelum waktunya akibat tekanan kompresi tinggi," tambahnya saat dihubungi melalui pesan singkat beberapa waktu yang lalu (10/06/2026).

Perlu kamu tahu, bensin dengan oktan lebih rendah akan lebih mudah terbakar dibandingkan bensin beroktan tinggi.

Selain itu, pakai bensin yang enggak sesuai kebutuhan mesin juga bikin tarikan motor jadi lebih berat.

"Pembakaran yang kacau membuat akselerasi motor jadi berat dan kurang bertenaga," jelas pria yang akrab disapa Bangwok ini.

Jika penggunaan bensin dengan oktan lebih rendah seperti Pertalite dengan niat ingin hemat, ternyata kurang tepat.

Ilustrasi isi bensin
Salim / GridOto.com
Ilustrasi isi bensin

Baca Juga: Mesin Sering Dituduh, Padahal Ini Faktor Lain yang Bikin Mobil Boros BBM

Sebab pemakaian bensin dengan nilai oktan di bawah rekomendasi malah membuat mesin motor jadi lebih boros BBM.

"Efek lainnya membuat motor boros BBM akibat energi terbuang sia-sia karena proses pembakaran yang tidak berjalan maksimal," jelas Bangwok yang bengkelnya berada di Jalan Serang No.14, Cikupa, Tangerang, Banten.

Terakhir, penggunaan Pertalite pada motor yang seharusnya disarankan pakai Pertamax membuat ruang bakar di dalam mesin jadi lebih kotor.

"Akan munculnya kerak karbon dari sisa bahan bakar yang gagal terbakar," jelas Bangwok.

"Kerak yang menumpuk dapat merusak piston dan katup (klep) dalam jangka panjang," tuturnya.

Makanya, pastikan gunakan bensin dengan oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk motor yang kamu gunakan.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa