Tidak hanya soal efisiensi, DFSK E5 Plus juga membawa perhatian pada kenyamanan berkendara.
Joe Zhou menyebut mobil ini dikembangkan dengan lebih dari 300 peningkatan NVH (Noise, Vibration, Harshness) untuk menghadirkan kabin yang lebih senyap.
Selain itu, DFSK membekali E5 Plus dengan sistem audio sky-sound 13 speaker serta suspensi adaptif FSD yang diklaim menjadi fitur unggulan di kelasnya.
"Secara keseluruhan, E5 Plus unggul melalui kombinasi teknologi, ruang kabin, jarak tempuh, dan kenyamanan, sehingga menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang mengutamakan nilai dan manfaat penggunaan," kata Joe.
Dari sisi fitur, kabin DFSK E5 Plus mengusung konsep modern dengan layar tengah berukuran 15,6 inci beresolusi 1080 HD.
Layar tersebut menggunakan kaca 7H High-Strength Anti-Glare Glass untuk menjaga visibilitas tetap baik saat digunakan.
Mobil ini juga sudah dilengkapi fitur konektivitas seperti seamless carplay integration, OTA Updates, Smart Remote Control, serta pengisian daya nirkabel 50W dan pengisian kabel cepat 66W.
Untuk menunjang keselamatan, DFSK E5 Plus RHD dibekali 22 sensor, radar gelombang 5 mm, sistem pandangan panoramik 540 derajat, Automatic Emergency Braking (AEB), Auto Lane Change (ALC) assist, hingga Automatic Parking Assist (APA).
Khusus untuk pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia, DFSK melakukan sejumlah penyesuaian agar E5 Plus lebih sesuai dengan kondisi lokal.
Penyesuaian tersebut mencakup sistem bantuan berkendara seperti Lane Centering Control (LCC), Adaptive Cruise Control (ACC), sistem interaksi suara, hingga dukungan bahasa regional termasuk bahasa Indonesia.
Meski spesifikasi final untuk Indonesia masih menunggu pengumuman resmi saat peluncuran di GIIAS 2026, DFSK memastikan E5 Plus menjadi salah satu model penting dalam strategi kendaraan energi baru mereka.
| Editor | : | Dida Argadea |
KOMENTAR