GridOto.com - Tak cuma sekadar ajang balap, penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 2025 disebut berhasil menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 4,96 triliun.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, nilai tersebut berasal dari peningkatan kunjungan wisatawan serta pergerakan sektor transportasi, akomodasi, dan juga perdagangan.
Dampak ekonomi juga berasal dari berbagai aktivitas usaha yang juga melibatkan masyarakat dan pelaku usaha daerah.
"Penyelenggaraan event ini menunjukkan kepercayaan dunia internasional. Tidak semua negara yang mampu bayar juga dipercaya menyelenggarakan event, itu kuncinya," kata Susiwijono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
Susiwijono mengatakan, MotoGP Mandalika yang digelar lima tahun berturut-turut menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia.
Kepercayaan itu berkaitan dengan kemampuan Indonesia menggelar ajang berskala global.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, sport tourism dan sport industry memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kita percaya dalam mendorong daripada sport tourism dan sport industry, yang salah satunya bagaimana berbagai pihak, baik pemerintah, private sector, dan juga masyarakat, kita semua spending sama-sama untuk pertumbuhan daripada ekonomi," ujar Erick melansir Kompas.com.
Baca Juga: MotoGP Uji Coba Hapus Perangkat Start Depan, Pembalap Mulai Protes
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri mengatakan, MotoGP memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat daerah.
Menurut Indah, lebih dari 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terlibat dalam berbagai aktivitas pendukung acara.
Gelaran tersebut juga memperkuat daya tarik Mandalika dan destinasi wisata lain di NTB.
Selain itu, MotoGP membuka peluang investasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan, wisata olahraga telah berkembang menjadi industri yang menciptakan nilai tambah ekonomi.
MotoGP juga dinilai berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan ekosistem pariwisata dan olahraga yang berkelanjutan.
Indonesia akan kembali menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9 sampai 11 Oktober 2026.
Baca Juga: MotoGP Masuk Babak Baru, Lima Pabrikan Kompak Teken Kesepakatan Sampai 2031
Ajang tersebut akan berlangsung di Mandalika International Circuit, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Diketahui, MotoGP Mandalika pertama kali digelar pada 2022.
Memasuki tahun kelima, ajang balap motor kelas dunia tersebut menjadi salah satu agenda wisata olahraga terbesar di Indonesia.
Pemerintah menilai ajang tersebut memberi dampak terhadap perekonomian dan pariwisata nasional.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR