Masuk ke kabin Mitsubishi eK Cross EV terbaru, kini tersedia soket AC 100V yang ditempatkan di bagian bawah dasbor.
Soket ini mampu menyuplai daya hingga 1.500 watt, sehingga mobil dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik portabel untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik.
Hal tersebut membuat mobil ini bisa dijadikan sumber listrik saat berkemah maupun sebagai genset cadangan ketika terjadi pemadaman listrik di rumah.
Untuk eK Cross EV Varian tertinggi (P) kini dibekali dua port USB-C dan satu port USB-A yang menambah kepraktisan.
Selain itu, fitur setir berpemanas dan jok depan berpemanas yang sebelumnya hanya tersedia di varian tertinggi kini juga menjadi perlengkapan standar pada varian menengah G.
Dari sisi keselamatan, seluruh varian kini telah dilengkapi sistem Rear Seat Alert sebagai fitur standar.
Di balik bodinya, Mitsubishi tetap mempertahankan motor listrik yang menghasilkan tenaga 63 dk (47 kW/64 PS) dan torsi 195 Nm.
Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh juga tidak berubah, dengan jarak tempuh 180 km berdasarkan standar WLTC, yang dinilai cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan sehari-hari.
Mitsubishi eK Cross EV terbaru sudah dapat dipesan di Jepang, dengan pengiriman pertama dijadwalkan dimulai pada akhir bulan ini.
Melansir dari Carscoops, mobil ini dijual mulai dari ¥2.446.400 (sekitar Rp 269,8 jutaan) untuk varian G Business Package, hingga ¥3.214.200 (sekitar Rp 354,5 jutaan) untuk varian tertinggi P.
Catatan: kurs ¥1 = Rp 110,30 per 19 Juni 2026
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR