GridOto.com - Airbag sebagai piranti keselamatan hampir semua mobil sudah menggunakannya.
Balon udara akan mengembang dengan cepat untuk menahan benturan yang mungkin terjadi pada pengemudi dan penumpang.
Jika terjadi kecelakaan dan airbag mengembang maka perlu diganti dengan yang baru.
Penggantian airbag ini enggak bisa sembarangan dipasang asal-asalan.
"Kalau pasang airbag itu perlu keahlian khusus agar enggak terjadi error," buka Laij Danny selaku Direktur Serdang Auto Solutions spesialis airbag.
Baca Juga: Pasang Airbag Baru, Ternyata Modul Seat Belt Juga Perlu Diganti Lho
"Pemasangan kembali airbag harus dipastikan semua soket-soket dan perkabelan terhubung dengan baik," jelasnya.
Kabel-kabel ini yang akan mengirimkan sinyal dari sensor yang ada di sisi-sisi mobil.
Pemasangan modul SRS airbag juga perlu diperhatikan agar semua soket benar-benar kencang.
Setelah terjadi kecelakaan, modul airbag harus di reset ulang agar enggak muncul kode check engine.
"Biasanya kalau enggak di reset softwarenya muncul kode check engine," sebut Danny yang kantornya beralamat di Jl. Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Diklaim Jadi yang Pertama, Huawei Luxeed V9 Pakai Airbag Helm di Mobilnya
Penggantian airbag harus segera dilakukan setelah mobil diperbaiki.
Jadi pemasangan kembali airbag baru enggak bisa dilakukan asal-asalan ya.
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR